MASIGNASUKAv102
102632425344894399

Optimus dan Pesimus - Sebuah KIsah Tentang Dua Sisi Blogger

Optimus dan  Pesimus - Sebuah KIsah Tentang Dua Sisi Blogger
Add Comments
Minggu, 15 Juni 2014
Apa kabar teman-teman sekalian? Bagaimana Kabarmu pembaca setia blog Daily Blogger Pro? Semoga kalian semua dalam keadaan sehat selalu. Kali ini, saya ingin berbagi tulisan, tipenya cerita pendek, dan tentunya mengenai blogger pula.

Optimus dan  Pesimus - Sebuah KIsah Tentang Dua Sisi Blogger
Gambar diunduh dari google.com


Alkisah ada dua orang blogger bernama optimus dan pesimus. Keduanya sama-sama ingin mendapatkan penghasilan dari blog pribadinya. Keduanya ini masih tergolong newcomer atau newbie di dunia blogger, jadi mereka harus mempelajari segala hal tentang seluk beluk blog dari awal.

#Membuat Blog

Sudah 1 minggu berselang, Optimus dan Pesimus sedang giat-giatnya belajar membuat blog. Blogger pertama, pesimus berucap "Wah, gimana mau dapetin uang dari blog, lah ngebuat blog aja susahnya sudah setengah mati, aku memang tidak cocok, tidak berbakat dalam membuat blog, lebih baik aku berhenti saja!"

Blogger kedua, Optimus berucap "Alhamdulilah, walaupun aku belum bisa membuat blog, aku bersyukur karena dalam seminggu ini telah belajar banyak hal tentang blog khususnya bagaimana cara membuat sebuah blog. Aku akan terus berusaha sampai berhasil tak peduli jatuh hingga 100 x pun akan terus kucoba hingga berhasil membuat blog milikku sendiri"


#Menulis Artikel

Sama-sama kita ketahui bahwa seorang blogger harus menulis artikel sehari sekali atau setidaknya seminggu sekali agar blognya tetap update.

Alkisah pula, Pesimus dan Optimus sedang duduk di layar komputer sambil menulis sampai 2 jam lebih.

Pesimus kesal "Sial, sial, sial! Udah dua jam lebih tulisanku nggak jadi-jadi! Pasti nggak ada yang mau baca sama sekali!"

Optimus berujar "Alhamdulilah, sudah 2 jam berlalu aku menulis, itu berarti aku sedang berlatih kebiasaan baru yang bermanfaat yakni menulis"


#Promosi Blog

Alkisah Pesimus dan Optimus sudah 1 bulan menjadi blogger, mereka kini sudah memiliki banyak tulisan dan sudah saatnya bagi mereka untuk mempromosikan blognya.

Pesimus kecewa "Kesel banget sih! Udah sebulan promosiin blog, tapi kok cuma ada 10 pengunjung per-harinya? Harusnya udah ada 500 pengunjung dalam sehari! Kalo begini hasilnya, lebih baik aku berhenti jadi blogger saja!

Berbeda dengan Optimus "Alhamdulilah, bulan ini aku sudah mendapatkan 10 pengunjung setia tiap harinya, aku akan berusaha semaksimal mungkin menulis dan memberikan yang terbaik untuk mereka."

#Monetize Blog

Suatu ketika di tahun 2010 berdirilah ppc lokal premium yang diburu oleh para blogger newbie hingga professional, Idblognetwork namanya. Pesimus yang tergiur ingin mencoba peruntungan akhirnya mendaftarkan blognya ke ppc tersebut, namun sayang, dia ditolak karena artikel miliknya adalah hasil copy paste dari blog lain.

Pesimus mengamuk! Sial, sial, sial! Gara-gara sering copy paste artikel blog lain, aku selalu ditolak jadi publisher, nggak adil! Masa temen-temenku diterima sedangkan aku tidak!"

Berbeda dengan Optimus yang selalu melatih tulisan-tulisannya sendiri sehingga dari bulan ke bulan terlihat ada perkembangan dan tentunya artikel miliknya orisinil. Ia pun memutuskan untuk mendaftar juga ke ppc tersebut, hasilnya? Ia diterima karena kualitas blognya bagus.

Optimus bersyukur "Alhamdulilah, berkat kerja kerasku berlatih menulis setiap hari, banyak manfaat yang kuperoleh, pengunjung terus meningkat dan kabar baiknya aku diterima oleh ppc idblognetwork, ini adalah awal baru untuk merealisasikan impianku untuk mendapatkan penghasilan sendiri dari blog."

#Pesan Moral

Pesimus: Selalu mengeluh, dan mudah menyerah, emosional, menginginkan segalanya dengan instan dan cepat, berlaku curang dalam menghasilkan tulisan lewat copy paste, tidak bersyukur, dan suka membuat alasan.

Optimus: Bisa melihat sisi lain karena segalanya ada sisi baik dan negatifnya walaupun belum berhasil membuat blog iya meyakini apa yang sudah diusahakannya tidaklah sia-sia namun menghasilkan yakni pembelajaran teknis mengenai pembuatan blog, bersyukur karena mendapatkan kesempatan untuk membiasakan habit menulis, senang dengan berapa pun jumlah pengunjung yang singgah ke blognya, baginya pengunjung bukanlah statistik angka belaka, yang sehari sekali dicek, melainkan mereka adalah teman, dan mereka memiliki hati, ia terdorong untuk terus memberikan yang terbaik untuk pengunjung setianya, pekerja keras, dan tidak suka beralasan.

Baik Optimus maupun pesimus, keduanya merupakan gambaran kita atau setidaknya realitas sosok blogger yang ada saat ini. Bila kita harus memilih, jawabannya pasti semua akan memilih tipe blogger optimus, tidak salah memang bila kita menjatuhkan pilihan tersebut asalkan kita mau berkomitmen untuk terus belajar, belajar, dan belajar. Jangan pula membuat alasan, karena itu hanya akan menghambatmu untuk maju dan berkembang, mau jadi blogger apapun kita, semuanya ada ditangan kita, karena kita lah yang menjalaninya, terimakasih untukmu yang membaca tulisan ini, semoga apa yang kau baca ini bisa bermanfaat, semoga apa yang kau cita-citakan selama ini tercapai. :)

Bagaimana menurut Anda?
Baca Juga
Agung Kharisma

Fresh graduate yang suka menulis konten edukasi di blog pribadi dan pernah menjadi freelance SEO content writer di Blibli.com. Penggemar buku fiksi novel fantasi, horor, petualangan, dan nonfiksi. Cowok childish penyuka sate ayam dan chicken katsu kelas berat yang hobinya travelling ke taman bermain. Saat ini, Agung juga sedang merintis usaha bisnis online di bidang jual beli artikel, penerjemah, mentoring bahasa Inggris, dan menulis di Daily Blogger Pro Academy

  1. kadang sifat 'pesimus' juga menghingganggapi pikiran saya, saya sempat down ketika pengunjung tiba-tiba anjlok tanpa permisi :hehe :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kang Ucup: saya pun pernah merasakannya, well, setidaknya semua blogger pernah ada di posisi pas down, bisa karena pengunjung down, yang baca artikel kita sedikit, dan masih banyak lagi, namun itu bukanlah dijadikan alasan, melainkan sebagai motivasi untuk terus, dan terus meningkatkan kualitas diri dan blog kita tentunya. hehe :)

      Hapus
  2. ternyata selama ini sifat turunan dari pesimus ini ni Mas yang selalu mampir dibenak saya hahahahaah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Arie gondes: kalo gitu, sedikit demi sedikit dirubah mas supaya kebiasaan atau habit positif saat ngeblog bermunculan, think positive, kerja keras, dan jangan lupa juga berdo'a. hehe :)

      Hapus
  3. setiap blogger memang punya plus minus mas, karena tingkat pengetahuan dan pengalaman kita tidak sama. Namun, apabila kita ingin menjadi blogger yang bisa menghasilkan, tentu harus lebih serius dan intensif dalam ngeblog ya ;) mungkin perlu jam terbang yang cukup tinggi ;)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wahyu Eka Prasetiyarini: iya bener mba, setiap orang itu punya sisi baik dan sisi kurangnya. Yups, kalo emang mau menghasilkan dari hobi ngeblog ya harus setiap hari, kalo udah jadi habits tanpa disuruh pun kita bakalan ngeblog. hehe :)

      Hapus
  4. kalo bisa, pengen ane bunuh sifat pesimus yang ada di dalam diri ane. hehe
    susah banget ngilangin sifat itu, muncul lagi.. muncul lagi..
    saya kira sih itu karena saya belum pernah ngerasain hasil dari ngeblog, makanya hadir trus si pesimus itu :D
    hihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. farid kamal ansori: sama, saya pun belum menghasilkan income dari blogging tapi itu nggak jadi persoalan yang penting tetep ngeblog soalnya udah jadi hobi. hehe :)

      Hapus
  5. Sungguh sangat memotivasi, saya kira benar bahwa tidak ada yang benar benar instant dalam kebaikan selain mie instant. Kemanjuan seseorang tentu haruslah berbarengan dengan usaha yang tekun, doa , dan selalu belajar dari hal yang kecil.

    Terimakasih sharenya gan, saya sangat termotivasi dengan hal ini, walaupun sifat kesal kerap datang didampingi rasa pesimis tersebut.
    Salam sukses

    BalasHapus
    Balasan
    1. hengki kristianto: Iya sama-sama, senang rasanya artikel saya bisa memotivasi pembaca blog ini. :)

      Hapus