Sekarang Nilai Per Dolar Sudah Mencapai Rp.14.000 - Apa Yang Harus Kita Lakukan?

Sekarang Nilai Per Dolar Sudah Mencapai Rp.14.000 - Apa Yang Harus Kita Lakukan?
Sekarang Nilai Per Dolar Sudah Mencapai Rp.14.000 - Apa Yang Harus Kita Lakukan?
Gambar di unduh dari google gmbar - google.com

Memasuki Pertengahan Tahun 2015, kini nilai mata uang negara kita melemah karena nilai dolar melambung terus. Imbasnya adalah beberapa harga kebutuhan sehari-hari naik, mulai dari harga cabe sampe daging terus berjalan dari satu anak tangga ke tangga berikutnya. Kejadian ini memang merugikan beberapa pihak te rutama sektor industri impor ekspor yang bergantung pada bahan baku yang mahal, konsekuensi yang harus di hadapi adalah  tetap bertahan dengan mencoba strategi yang bijak atau menyerah dan menutup pabrik. Bagi negara berkembang, sektor ekonomi yang bisa membuat keadaan menjadi lebih baik selangkah demi selangkah adalah mengembangkan sektor ekonomi yang dalam produksinya tidak 100% bergantung pada dolar.

Idealnya, semua negara ketika menghadapi suatu permasalahan, tentunya pihak pemerintah akan mengupayakan supaya kondisi nilai tukar rupiah menjadi stabil kembali, karena sejatinya semua negara menginginkan warga negaranya dapat hidup nyaman khususnya dalam pemenuhan hidup sehari-hari. Respon dari turunnya nilai tukar rupiah terhadap dolar tentu mengundang banyak tanggapan, banyakp  yang mengeluhkan, tetap bertahan, atau biasa saja. Bagi yang mengeluhkan, keluhan tersebut tentunya berasal dari rasa tidak nyaman atas situasi saat ini, mengeluh dan mengeluh, media sosial juga menjadi media sebagai tempat mengeluh, namunn diam dan mengeluh tidak akan merubah apapun, bukan? Buat mereka yang bertahan, mereka mungkin mengeluhkan kondisi yang mereka alami sekarang, namun karena mereka sadar polemik ini tidak akan berubah dalam waktu singkat dan instan, bertindak adalah pilihan tepat supaya bisa bertahan, dan untuk yang merasa biasa saja, pihak yang satu ini bisa saja dikira apatis, bisa saja peduli tapi diam saja, atau pun menunggu keadaan berangsur membaik di masa mendatang, apapun tanggapan masyarakat, tetap harus diapresiasi, karena setiap orang  punya  kebebasan untuk berpendapat dan bertindak dengan keyakinannya masing-masing. 

Tentu, kita semua menginginkan satu hal yang sama, yakni membaiknya nilai tukar rupiah terhadap dolar, namun kan keadaan sekarang sedang seperti ini, saya memilih untuk bersikap netral, tidak mengeluh melalui sosial media, menunggu kebijakan pemerintah tentang penanganan masalah ini, dan mempelajari mengapa masalah ini bisa terjadi. Saya tidak memihak siapa pun, tulisan ini jujur murni berupa tanggapan saya pribadi mengenai isu terkini di negara ini, Indonesia. Dan, tulisan ini pun bukan tulisan persuasif untuk mengajak orang lain untuk tergerak melakukan sesuatu, lebih kepada refleksi pribadi, refleksi supaya  saya bisa memikirkan dengan matang dan bijak bagaimana seharusnya saya menanggapi keadaan yang saya alami sekarang, saya juga menghargai semua tindakan dan pendapat orang lain, karena setiap orang punya hak untuk dihargai pendapat dan tindakannya, bukan berarti pendapat orang lain yang tidak sejalan dengan pendapat pribadi kita, langsung kita tolak pendapatnya karena setiap orang punya keadaan yang berbeda yang membuat mereka berpendapat A atau B. So, perbedaan pendapat sah-sah saja. 

Pada akhirnya saya memilih untuk terus mengikuti informasi terkini mengenai nilai tukar rupiah terhadap dolar, mencari penyebabnya dengan membaca banyak sumber, dan menuliskan permasalahan ini di blog pribadi saya sebagai bentuk kepedulian saya dengan kondisi yang melanda Indonesia. Apapun pendapatmu, tindakanmu, baik itu sama atau berbeda, sah-sah saja, because you have a free will to choose what you say and do in your life. :)