MASIGNASUKAv102
102632425344894399

Buat Blog Gampang Tapi Isinya Nggak Pernah Update

Buat Blog Gampang Tapi Isinya Nggak Pernah Update
Add Comments
Kamis, 05 November 2015
Buat Blog Gampang Tapi Isinya Nggak Pernah Update
Buat Blog Gampang Tapi Isinya Nggak Pernah Update - Gambar diunduh dari google.com
Sebelum seseorang resmi menjadi blogger, pertama-tama dia harus membuat blognya terlebih dahulu. Platform yang disedikan pun banyak dan bervariasi, pilih satu, misal blogger.com. Membuat blog di platform milik google ini bahkan tidak menyita banyak waktu, 5 menit, itulah waktu tercepat sebuah blog dibuat tidak peduli apapun platformnya. Teknologi semakin mempermudah manusia, itulah esensi dari teknologi. Kemudahan itu tidak serta merta lepas dari peran usaha manusia, apalagi dalam menekuni aktifitas blogging. Kemudahan ini pula yang membuat statistik blog-blog baru semakin naik dari frekuensi waktu ke waktu dan jumlahnya tidak terhitung.

Benar memang tren blogging semakin menunjukkan taringnya sekarang, hal ini membuktikan bahwa platform ini sukses mendongkrak budaya literasi di masyarakat. Dulu, tulisan-tulisan bermanfaat banyak tersimpan dilemari buku pribadi, sekarang semua itu berubah. Orang-orang menulis dan menerbitkan karyanya dengan mudah, teknologi ini tidak ada sebelumnya. Pertanyaannya, apakah teknologi yang kita panggil blog itu akan terus menghasilkan tulisan secara terus menerus? Tentu tidak, teknologi ini memang mempermudah orang untuk menulis, namun perlu kita ketahui bahwa blog tidak menghasilkan tulisan-tulisan dengan sendirinya, disinilah manusia berperan.

Believe me, kalau kamu termasuk orang yang sering browsing, kamu pasti pernah menemui blog yang isinya sudah tidak update lagi. Tidak hanya satu, jumlahnya ada banyak. Jika kamu ingin mengetahui blog itu masih aktif atau tidak, lihat saja tanggal tulisan terbarunya, kalau tulisannya diupdate setahun yang lalu, sudah bisa dipastikan blog itu tidak aktif dan ditinggalkan penulisnya.

Penyebabnya banyak dan pada intinya kita bisa menduga penulisnya sudah tidak punya keinginan menulis lagi sehingga blog tersebut tidak terdapat tulisan baru lagi. Sekali blog ditinggalkan, blog itu mati. Kita dapat menyimpulkan bahwa membuat blog itu mudah, tidak butuh banyak waktu, namun menulis isinya membutuhkan waktu yang tidak sedikit. Membangun sebuah blog itu perlu konsistensi dan kerja keras, dua modal itulah yang dapat membuat sebuah blog bertahan, tidak hanya itu, rasa senang menjalani aktifitas blogging pun ikut mendukung seseorang untuk terus produktif menulis.

Pada akhirnya, faktor yang menentukan blog itu bisa bertahan atau tidak adalah penulisnya sendiri, si kreator blog. Saya pikir, semua orang punya tujuan masing-masing dalam membuat blog, namun berhenti sebelum meraih tujuan  itu sama sekali tidak tepat. Maka dari itu, selagi kita masih mampu untuk terus menulis, teruslah menulis artikel dan genre lainnya di blog yang sudah kita buat supaya blog itu tidak mati.

Speak your mind, bagaimana menurutmu?
Baca Juga
Agung Kharisma

Fresh graduate yang suka menulis konten edukasi di blog pribadi dan pernah menjadi freelance SEO content writer di Blibli.com. Penggemar buku fiksi novel fantasi, horor, petualangan, dan nonfiksi. Cowok childish penyuka sate ayam dan chicken katsu kelas berat yang hobinya travelling ke taman bermain. Saat ini, Agung juga sedang merintis usaha bisnis online di bidang jual beli artikel, penerjemah, mentoring bahasa Inggris, dan menulis di Daily Blogger Pro Academy