MASIGNASUKAv102
102632425344894399

Tukang Parkir Yang Baik Hati

Tukang Parkir Yang Baik Hati
Add Comments
Jumat, 10 Juni 2016
Tukang Parkir Yang Baik Hati
Photo credit: rouge21 via Visual hunt / CC BY-SA

Stigma yang berkembang di masyarakat dewasa ini ialah menilai seseorang berdasarkan pekerjaannya. Semakin tinggi penghasilan yang kamu miliki, kamu akan semakin dihargai oleh masyarakat, apakah pandangan konstruksi sosial ini benar?

Saya tidak berpandangan demikian, saya pikir, selagi setiap orang merasa bahagia dengan pekerjaan yang sedang ditekuninya saat ini, ia pun layak untuk dihargai tanpa peduli berapa penghasilan yang ia dapatkan dari profesinya. Kenapa?

"Setiap orang punya kebutuhan dan keinginan untuk dihargai oleh orang lain, begitulah nature manusia"

Siang itu saya sedang mengantar ibu ke bank bjb terdekat, tiba-tiba hujan turun, mau tidak mau kami harus bergegas, begitu sampai di depan bank yang kami tuju, saya dan ibu langsung berjalan masuk ke bank, yang ada di pikiran saya waktu itu adalah saya tidak mau basah kuyup kehujanan. Kamu tahu, apa yang saya lupakan waktu itu? Iya, hp asus saya tertinggal di motor.

Ketika sedang asyik mengobrol dengan ibu, ada seseorang yang menghampiri saya, ia menanyai saya, apakah saya pemilik ponsel tersebut, saya langsung mengiyakannya, oh well, terimakasih sudah mau repot-repot mengembalikan ponsel ini kepada saya, pemiliknya.

So, lewat artikel ini, saya ingin bercerita tentang kebaikannya sebagai bentuk ucapan rasa terimakasih saya padanya, walaupun saya tidak tahu dan kenal dengannya, kebaikan harus dibalas dengan kebaikan pula, bukan? 

Semoga Tuhan membalas kebaikanmu, Thanks :)
Baca Juga
Agung Kharisma

Fresh graduate yang suka menulis konten edukasi di blog pribadi dan pernah menjadi freelance SEO content writer di Blibli.com. Penggemar buku fiksi novel fantasi, horor, petualangan, dan nonfiksi. Cowok childish penyuka sate ayam dan chicken katsu kelas berat yang hobinya travelling ke taman bermain. Saat ini, Agung juga sedang merintis usaha bisnis online di bidang jual beli artikel, penerjemah, mentoring bahasa Inggris, dan menulis di Daily Blogger Pro Academy

  1. yoooot.
    gak selamanya kang parkir siluman. ada yang baik juga. gue juga sering ketemu kang parkir yangbaik. walaupun lebih sering ketemu yang licik sih.
    hhmmm

    BalasHapus
    Balasan
    1. syarifatul adibah:

      Waduh, syarifa "lebih sering" ketemu tukang parkir yang licik? Gimana itu ceritanya fa?

      Hapus
  2. Yah namanya manusia sejahat-jahatnya pasti ada sisi baiknya kan?
    Alhamdulillah hpnya gak kenapa-kenapa, entar takutnya hpnya bukan kehujanan tapi malah berpindah tangan ke orang lain.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Rizki Ramdhani:

      Iya, alhamdulilah hpnya gak kenapa-napa dan kembali lagi ke saya.

      Hapus