Memaksimalkan Potensi Tanjung Jaya Melalui Pengembangan Infrastruktur Listrik Untuk Memajukan Kesejahteraan Masyarakat

Memaksimalkan potensi Tanjung Jaya Melalui Pengembangan Infrastruktur Listrik Untuk Memajukan Kesejahteraan Masyarakat
Credit: Greenpeace.org

Setiap orang pastinya punya impian, lebih menyenangkan lagi jikalau impian itu mampu mewujud menjadi kenyataan. Tentunya, impian yang baik itu tidak hanya membuat dirimu seorang berkembang, lebih bagus lagi kalau impian itu memberikan manfaat yang lebih luas lagi, yakni bermanfaat bagi masyarakat tempatmu tinggal. Impian memiliki daerah yang maju menjadi dambaan masyarakat negara ini, kita percaya, tiap-tiap daerah di negeri ini punya potensi emasnya masing-masing. Kita punya 2 pilihan, memaksimalkan potensi emas ini atau membiarkannya tak tersentuh begitu saja.

Teman, melalui tulisan ini saya ingin mengajakmu bepergian ke salah satu daerah yang ada di provinsi Banten, yakni kabupaten Pandeglang. Di kabupaten ini, saya ingin mengenalkanmu dengan desa Tanjung Jaya, Panimbang. Pada umumnya, kalau kamu ingin berkenalan lebih dekat lagi dengan desa ini ada baiknya kamu mengenal potensi emas apa saja yang terdapat di desa ini, siapa tahu kamu tergerak langsung untuk mengunjungi daerah ini kelak.

Potensi Budidaya Ikan Kerapu Desa Tanjung Jaya

Teman, desa yang lokasinya berada di kecamatan Panimbang, Pandeglang ini punya potensi yang menjanjikan di sektor perikanannya loh. Potensi ini bila diseriusi lebih lanjut lagi oleh masyarakat tentunya selain memberikan lapangan pekerjaan tapi juga penghasilan memadai yang pada akhirnya hasil panennya bisa memberikan penghasilan yang mencukupi atau bahkan lebih dari itu, memberikan kesejahteraan pada masyarakat yang meninggali desa Tanjung Jaya. Tentunya, potensi ini selain digerakkan oleh masyarakat secara masif, perlu adanya pehatian dari pemerintah pusat dan daerah supaya sumber daya alam yang melimpah ini bisa merubah roda ekonomi daerah menjadi lebih baik lagi.

Potensi Budidaya Ikan Kerapu Desa Tanjung Jaya
Credit: suasembada.com
Desa Tanjung Jaya terkenal dengan potensi budidaya ikan kerapunya yang melimpah, bahkan Pak Marwan Jafar selaku Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) juga mengiyakan jikalau desa ini memiliki potensi di sektor perikanan khususnya hasil ikan kerapu yang melimpah. Lebih lanjut, Pak Marwan juga melihat desa ini memiliki potensi menjadi objek wisata kuliner. Berkat bantuan stimulan dari kementerian desa, pada tanggal 12 april 2016, masyarakat setempat menuai hasil panen raya ikan kerapu yang banyak sekali. Panen raya itu pun dihadiri oleh Pak Marwan  Jafar, Bu Irna (Bupati Pandeglang) dan staf kementerian desa. 


Potensi Kerajinan Tangan Desa Tanjung Jaya

Di desa ini, warganya juga punya potensi kerajinan tangan yang memiliki estetika nan indah loh. Jadi, kalau kamu hendak membeli oleh-oleh untuk dibawa pulang ke kota tempatmu tinggal, kamu bisa membeli hasil kerajinan tangan warga desa setempat loh. Berikut gambar hasil kreasi tangan warga desa Tanjung Jaya:

Potensi Kerajinan Tangan Desa Tanjung Jaya

Kalau kamu tertarik ingin memiliki satu untuk dibawa sebagai penambah dekorasi rumah, kamu bisa membelinya langsung ke pengrajinnya. Sebut saja pak Edi, beliau adalah salah satu pengrajin di desa ini, untuk 1 replika kapal pinisi, kamu bisa memilikinya dengan merogoh uang sebesar Rp. 500.000. Harga yang sepadan dengan kualitas dan tingkat kesulitan pembuatannya.


Potensi Objek Wisata Pantai Tanjung Lesung

Buat kamu yang suka traveling, kamu bisa berlibur dari penatnya rutinitas harianmu bersama keluarga, pacar, atau bahkan sahabat terdekatmu ke pantai Tanjung Lesung. Pantai ini, punya banyak kegiatan seru dan menantang adrenalin loh seperti water sport. Jadi, buat kamu yang senang bermain air, bermain banana boat, jet ski, dan kano bisa menjadi pilihan yang tepat. Selain itu juga, kamu bisa menikmati indahnya mentari terbit dan terbenam dengan angle fotografi yang memukau. Belum puas memandangi sunset dan sunrise? Tenang saja, ada pemandangan bawah air yang menggugah mata, iya, kamu bisa melakukan snorkeling dan diving di pantai ini.

Potensi Objek Wisata Pantai Tanjung Lesung
Credit: wisatatempat.com


Kalau kamu merasa lapar setelah bersenang-senang di pantai Tanjung Lesung, kamu bisa mengunjungi resto-resto pinggir pantai dengan menu seafood andalannya, semua keseruan ini bisa kamu dapatkan dan rasakan di pantai Tanjung Lesung, Desa Tanjung Jaya, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten.


Masalah Yang Ada di Desa Tanjung Jaya Kecamatan Panimbang

Dilansir dari Antarabanten.com, terdapat 300 kepala keluarga di desa Tanjung Jaya, Pandeglang, belum bisa menerima aliran listrik. Padahal, menurut warga desa, sejak 2008 tiang listrik sudah terpancang, namun belum ada aliran listrik masuk ke desa. Bukannya aliran listrik tidak bisa masuk ke desa, namun kabel listrik rusak akibat pohon tumbang sehingga desa ini luput dari layanan PLN. 

Masalah Yang Ada di Desa Tanjung Jaya Kecamatan Panimbang
Credit: Jpnn.com

Dibalik potensi desa ini, masyarakat harus dihadapkan dengan ketiadaan listrik yang pada akhirnya menghambat pergerakan ekonomi dan kegiatan warga. Bisa dibayangkan, anak-anak kesulitan tidak bisa belajar di malam hari, warga yang berjualan di warung tutup serentak, warga yang berprofesi sebagai pengrajin tak bisa melanjutkan hasil kerajinan tangannya, itu berarti produktifitas warga menurun, padahal majunya suatu daerah sangat bergantung pada produktifitas yang tinggi, namun bila kondisi ini terus dibiarkan, keadaan warga tidak akan menjadi lebih baik atau bahkan berkembang. Perlu adanya solusi untuk mengentaskan permasalahan ini, bagaimana caranya?

Membangun Infrastruktur Listrik Mandiri Untuk Desa Tanjung Jaya

Lokasi desa Tanjung Jaya yang ada di pegunungan dan dekat dengan laut bisa dimanfaatkan untuk membangun infrastruktur pembangkit listrik tenaga air, kita bisa memanfaatkan tingginya dataran sungai karena di titik ini aliran deras airnya potensial untuk membangun infrastruktur pembangkit listrik. Teknologi yang sesuai untuk membangun infrastruktur ini ialah pembangkit listrik tenaga microhydro (PLTMH).

Membangun Infrastruktur Listrik Mandiri Untuk Desa Tanjung Jaya
Credit: eksplorasi.id

PLTMH punya kelebihan tersendiri, yakni infrastruktur ini ramah lingkungan karena tidak membutuhkan bahan bakar seperti bensin, solar atau bahkan gas. Itu berarti, tidak ada gas buang yang merusak alam. Infrastruktur ini sudah terbukti mampu mewujudkan kebutuhan warga desa di daerah tertinggal yang susah aksesnya, sebut saja Desa Sambangan, Kabupaten Buleleng, Bali PLTMH yang diterapkan di daerah itu mampu menghasilkan 2 MW! Dilansir dari antarabali.com, listrik sebesar 2 MW atau 2 juta watt itu diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan listrik sekitar 2000 KK di pemukiman di wilayah itu dengan estimasi penggunaan sebesar 1000 watt setiap rumah. Itu berarti, kalau desa Tanjung Jaya memperoleh bantuan pembangunan infrastruktur PLTMH, desa mereka bisa bebas dari gelapnya malam dan teraliri listrik.




Manfaat Infrastruktur Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohydro Untuk Desa Tanjung Jaya

Manfaat terbesar yang bisa dirasakan oleh warga desa Tanjung Jaya ialah mereka tidak harus bergantung dengan alat penerang seadanya seperti lampu petromak untuk menerobos gelapnya malam karena bila infrastruktur ini dibangun disana, PLTMH akan menerangi 330 rumah yang benar-benar membutuhkan listrik. Kamu tahu, begitu listrik masuk desa, mereka akan merasa benar-benar bahagia, anak-anak tak lagi kesulitan membaca dan belajar di malam hari, warga yang berprofesi berjualan di warung dan pengrajin tangan bisa meneruskan pekerjaannya di malam hari sehingga mereka bisa mendapatkan penghasilan lebih, tidak hanya itu, warga bisa berkumpul bersama di balai desa ketika malam hari, menyenangkan, bukan? Semua manfaat ini akan mewujud nyata apabila PLTMH dibangun di Desa Tanjung Jaya.


Referensi:

http://www.antarabali.com/berita/86563/pembangkit-listrik-mikro-hidro-dibangun-d-buleleng

http://www.suasembada.com/2016/04/potensi-wisata-kuliner-desa-tanjung.html

http://www.antarabanten.com/berita/14533/warga-desa-tanjungjaya-panimbang-belum-menikmati-listrik

6 komentar

avatar

Saya harus sangat bersyukur karena sejak kecil sudah menikmati listrik, ternyata di tahun 2016 masih ada yang belum ada listriknya

avatar

Semoga kedepannya akan jadi lebih baik...

avatar

Wah, kalau di Indonesia, di daerah mana aja ya Gung, yang sudah ada penerapan teknologi mikrohidro ini?

avatar

Mas Huda:

Iya masih ada. Soalnya masih ada kawasan yang diidentifikasi sebagai daerah tertinggal. Biasanya masalah yang dialami oleh mereka ya minimnya infrastruktur seperti listrik, akses jalan di daerah, khususnya di pedesaan.

avatar

Wahab Saputra:

Semoga, thanks untuk supportnya. :)

avatar

DARA AGUSTI MAULIDYA:

Bali, sumatera, sulawesi udah nerapin PLTMH ini kok ra, jadi infrastruktur listrik udah bisa dinikmati manfaatnya sama warga desa. Ya, cuma emang masih ada daerah yang belum mendapatkan fasilitas infrastruktur yang memadai, apalagi di daerah tertinggal.

Click to comment