NUDC 2016 Tingkat Nasional: 7 Hari Debat Bareng English Debaters Se-Indonesia di Universitas Mercubuana Jakarta

NUDC 2016 Tingkat Nasional: 7 Hari Debat Bareng English Debaters Se-Indonesia di Universitas Mercubuana Jakarta

Segala sesuatu yang dilabeli dengan diksi "pertama kalinya" pasti punya kesan tersendiri, bukan? Yang pasti kesannya seru, asyik, dan have fun. Agustus 2016 lalu, saya dan teman-teman se-tim debat bahasa Inggris berkesempatan untuk lanjut ke babak nasional sebagai perwakilan dari Kopertis III wilayah Jabodetabek dan Banten di ajang lomba National University Debating Championship 2016.

Lomba itu berlangsung selama seminggu penuh, awalnya kami berpikir lomba debat tingkat nasionalnya akan diadakan di luar kota, kalau memang begitu, sepertinya kami akan mundur dan tidak jadi berangkat, kalau di luar kota, kami bertiga bingung mencari dana tambahan untuk akomodasinya karena memang dana dukungan untuk lomba tidak banyak atau bahkan baru dapet dana sesudah lombanya sudah selesai dan bubar. Pada akhirnya, kami lebih seringnya harus mengluarkan uang pribadi, ya, itu konsekuensi yang harus dijalani, selama kegiatan itu bermanfaat, sebanyak apapun materi yang harus dikeluarkan, kami rela melakukannya kok. Untung saja masih di Jakarta, jadi bisa berangkat menuju lokasi lomba dengan sepeda motor.

Guys, kalian masih inget enggak dengan binatang kecil, kuning, lucu, trus kalo pas kamu deketin ternyata dia enggak suka, dia bakalan ngasih kamu gelombang listrik kejut sebesar 10.000 Volt? Yups, namanya pikachu. Sewaktu lomba debat itu, permainan Pokemon Go lagi viral banget. Pas saya lagi mapping jalan lewat google maps aja malah dikira nyari pokemon sambil naik motor biar egg pokemon yang 2 sampe 10 km-nya pecah sama si Ririn dan Siti, mana bisa multitasking nimpukin pikachu pake pokeball kalo jelas-jelas di depan mata itu motor dan mobil jalannya udah kaya road race semua, bisa jatuh yang ada. Imajinasi kalian sudah dirusuhin sama pokemon rupanya sampai-sampai bisa berpikiran sejauh itu. Hehe : D

Hari pertama, kegiatan yang kami lakukan adalah menunggu seharian di aula kampus mercubuana, mengikuti pembukaan acara NUDC 2016 yang dibuka oleh pihak rektorat mercubuana dan kopertis III, mengikuti debating dan adjudicating seminar, sisanya, kami diberi kartu kamar hotel masing-masing, sorenya kami pergi ke hotel mega anggrek. Begitu malam tiba, saya enggak langsung tidur walaupun sebenernya peserta dianjurkan untuk tidur lebih awal mengingat besok bus jemputan kampus akan datang pukul 06.30 tepat, kalau terlambat, konsekuensinya ya harus naik kendaraan sendiri untuk ke kampus lagi. Well, this is what we don't want to be happen, but still, I can't sleep, so I decided to walk around for a bit moment, then I met with these humble people:


Hari kedua hingga keenam diisi dengan debate, siti dan ririn sebagai debaters dan saya sebagai adjudicator. Well, honestly, the competition runs very competitive, yeah, because it is a national-scale debate, of course it will. Tidak seperti lomba debat NUDC tingkat kopertis dimana tim debat kami dapat 7 VP, dan saya dapat kesempatan menjadi panel dua kali dan chair adjudicator sekali untuk 3 preliminary round, tapi di tingkat nasional sangat berbeda, VP tim tidak sampai 7 dan peringkat saya turun ke trainee adjudicator, well, it is okay, we learn a lot from this competition. Ini dokumentasi selama lombanya:









Dalam lomba ini, debaters dibagi menjadi dua kelas. Pertama, main debaters yang isinya debaters yang sudah pernah lolos atau memenangkan lomba debat tingkat nasional, so kalau kamu sudah pernah menang di lomba debat tingkat nasional seperti IVED, JOVED, dan lomba serupa, maka, kamu akan masuk kelas main debaters. Kedua, sebaliknya, kalau kamu belum pernah breaking menang di lomba debat tingkat nasional, berarti kamu akan berkompetisi di kelas Novice.

Dalam lomba ini dipilih 4 tim kuat yang akan mewakili Indonesia di ajang lomba debat bahasa Inggris kelas EFL di kanca Internasional yang akan dilaksanakan di Belanda, berikut 4 tim yang mengamankan slot tim sebagai pemenang utama di NUDC 2016:

1. Universitas Indonesia
2. Universitas Gadjah Mada
3. Universitas Bina Nusantara
4. Universitas Brawijaya.

Well, sekarang sudah tahun 2017, setahun berlalu, kini kompetisi yang sama; NUDC 2017 menanti di depan mata, saya dan teman-teman yang lain akan ikut lagi dalam kompetisi itu, target kami setelah 2 target sebelumnya tercapai: 1. Lolos 11 besar NUDC 2016 Kopertis III, 2. Lanjut ke tingkat nasional NUDC 2016. Target kami selanjutnya adalah memenangkan lomba NUDC 2017 kelas novice category, semoga target ini tercapai. :)

Bagaimana cerita ini menurutmu?

2 komentar

avatar

Dari dulu aku gabisa boso enggres, apalagi sampe dabat hehehe. JAdi baca postingannya aku salut banget nih

avatar

wuaaah adjudicator. ngeriii :D

hahahaa
keren banget

Btw mega angrrek deket bgt sama domisili aku hahaha.

Yaampun jadi inget cita cita lama. Pengen kuliah reguler biar bisa ikut debat2 kampus. Eh malah jadi mahasiswa kelas karyawan mercubuana wkwk

Click to comment