Jangan Takut Gagal Kalah Lomba Menulis Blog, Takutlah Jikalau Kamu Tidak Pernah Mencobanya - Catatan Singkat Blog Competition Hunter #1

Jangan Takut Gagal Kalah Lomba Menulis Blog, Takutlah Jikalau Kamu Tidak Pernah Mencobanya - Catatan Singkat Blog Competition Hunter #1

Setiap bulannya, ada sekitar 15 hingga 25 kompetisi menulis blog yang sayang buat kamu lewatkan hanya karena takut gagal dan kalah dalam lomba.

Melalui tulisan ini, saya ingin berbagi cerita mengenai pengalaman saya selama mengikuti lomba blog yang sudah saya mulai sedari tahun 2016 lalu. Ya, saya tergerak untuk menulis rubrik baru berupa sharing pengalaman mengikuti lomba blog itu selain ingin berbagi, saya ingin kategori tulisan "Blogging" di blog ini bisa lebih produktif, bermanfaat untuk pembaca, dan naik jumlah angka tulisannya, hehe. :)

Teman, kalau harus bilang jujur, sebenernya saya enggak berbakat menulis lho, saya menulis bukan karena bakat, melainkan lebih kepada upaya saya yang enggak henti-hentinya saya lakukan hingga hari ini, tanpa itu, mungkin saya sudah berhenti menulis sedari lama, soalnya nulis itu sulit lho. XD

Sesulit menulis artikel lomba blog yang temanya itu asingnya minta ampun deh. Kalau saya sih, lebih suka mencoba terlebih dahulu, urusan menang dan kalah itu udah jadi konsekuensi yang harus diterima.

Kalah dan menang ibarat dua sisi mata koin yang dilempar sembarangan yang hasilnya enggak pernah pasti itu terkadang bisa membuatmu berkecil hati untuk tidak mengikuti kompetisi menulis blog.

Saya mulai ikutan lomba nulis blog itu pas bulan februari 2016, awalnya, saya suka kesulitan untuk nyari bahan referensi tulisan yang diikutsertakan dalam lomba, kendala lainnya itu buat infografis yang bisa mendukung tulisan kita supaya jadi terlihat lebih bagus, karena dua kesulitan itu, saya lebih banyak menuai kekalahan dibanding menangnya, buktinya bisa kamu kepoin di halaman ini: achievement.  

Saya sempet hiatus dari lomba blog lho, tepatnya di bulan November 2016 lalu, alasannya simpel, kalah trus, capek, bete, kapan coba menangnya, dan alasan lainnya yang bisa saja menghentikan saya untuk tidak menulis lagi di genre lomba menulis blog.

Untungnya, saya tidak menyerah dan mencoba lagi di bulan desember 2016, coba kalau saya berhenti, pasti saya enggak bakalan dapet honor nulis dari lombanya Jalantikus dan Blibli di penghujung tahun 2016. :)

Kalau sekarang sih, saya sih simpel aja, kalah atau menang yang penting coba aja, saya pikir, mencoba dan gagal masih lebih baik dibanding memilih untuk menyerah dan menyesal, itu hanya akan membuat hidup kita menjadi lebih pedih.

Udah itu aja dulu ya buat catatan singkat blog competition hunter edisi pertama ini, semoga bermanfaat ya. :)  

Pernah nyoba ikut lomba blog dan kalah? Trus kamu milih nyerah dan berhenti serentak atau bangkit lagi? Share yuk cerita kamu lewat kolom komentar. :)

2 komentar

avatar

Jangan hitung berapa kali kamu kalah tapi hitung sejauh mau kamu terus mencoba walaupun sering gagal. Bener banget mas, saya juga sering ikut lomba dan kebanyakan gagal. Bahkan saya punya rival satu kota yang dia sering banget menang lomba nasional. Pernah sekali saya kalahin dia sampe orang-orang heran kenapa dia bisa kalah dari saya. Saya cuman bisa menjawab, dia kalah karena saya menang. Walaupun hanya tingkat lokal, yang penting jangan pernah menyerah deh. Coba aja terus, tidak ada hal yang tidak mungkin.

avatar

Gue termasuk orang yang hampir menyerah ikutan lomba. Setiap yang lombanya dari brand gede-gede gitu, entah kenapa kok nggak pernah menang. Menyedihkan deh, udah totalitas masih aja nggak membuahkan hasil.

Sampai suatu hari gue iseng ikutan kuis di Twitter, menang 200k dan 500k. Bahaha. Meskin belum jutaan, tapi itu udah lumayan. Gue seneng dan semangat lagi buat ikutan lomba. Mungkin gue lebih ke nothing to lose aja nanti kalau ikutan. Sebab pas iseng dan nggak berharap apa-apa malah menang. Yang diniatin banget, kalah. Intinya lebih baik mencoba dan kalah, daripada cemen nggak mau ikutan yang jelas-jelas jadi pecundang. :|

Akhirnya gue juga mulai sadar, seperti yang lu udah tulis itu, butuh infografis biar tambah menarik. Kekuatan gue mungkin di storytelling. Cuma tetep butuh gambar buat pendukung tulisan. :')

Click to comment