Review Nokia 2: Smartphone Android Entry Level Bertenaga Baterai 4100 mAh Ini Cocok Buat Anak Muda Aktif Yang Ingin Terus Terknoneksi Dengan Orang Lain Seharian

Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog Nokia 2 yang diadakan oleh Jalantikus.com
Referensi Gambar: Nokia 2 dan Dokumentasi Pribadi 

Pernah enggak sih punya pengalaman kehabisan baterai hp di momen penting dalam hidupmu?

Misalnya kamu sedang ngobrol dengan klien yang akan memberimu kerjaan freelance tapi hp mendadak mati, alhasil, kamu bisa kehilangan kesempatan dapet kerjaan hanya karena kehabisan baterai.

Tentunya kamu enggak mau kan mengalami kejadian buruk seperti itu? Oleh karenanya, punya smartphone dengan daya tahan baterai yang lama dan bisa diandalkan udah jadi keharusan buat millennials zaman now. 

Enggak bisa dipungkiri ya, buat kita generasi yang sudah tersentuh teknologi dalam segala aspek aktifitas keseharian, lepas dari smartphone itu susah banget ya rasanya.

Gimana enggak bisa lepas dari smartphone coba, mau baca berita terkini tinggal swipe dan scroll aja di hp. Mau nonton film favorit udah enggak harus rebutan remot tv lagi sama adek soalnya udah ada Youtube. Pengen ngemil aja udah enggak harus keluar rumah dan tinggal pesen lewat apps. 

Tapi semua fitur dan kemudahan yang ada di smartphone itu enggak bakal ada gunanya kalau baterainya cepet habis.

Yup, literally, percuma aja punya smartphone kelas atas tapi dikit-dikit rewel harus di-charge. Mau ngisi baterai di tempat umum? Percuma aja, orang yang kehabisan baterai hp itu enggak cuma kamu doang, jumlah stop kontak yang bisa kamu gunakan di tempat umum itu terbatas dan harus rebutan.

Kalau baterai cepat habis diwaktu genting kan ribet banget ya, mau beli baterai cadangan malah jadi lebih boros, solusinya ya cari smartphone yang baterainya awet seharian, bahkan kalau ada, kamu harus cari smartphone yang tahan dua hari.


Oleh karena itu, enggak ada salahnya kamu beli hp baru yang baterainya tahan lama hingga dua hari seperti nokia 2 supaya bisa terus terkoneksi dengan orang lain seharian. 


Seperti taglinenya nokia; "Connecting People", dengan daya baterai berkapasitas besar 4100 mAh, nokia 2 membantu saya terhubung dengan orang lain dan menciptakan momen baik bersama. Momen apa saja yang telah saya lakukan bersama Nokia 2? Yuk disimak ulasannya.


Nokia 2 is connecting me to meet new people on Blogger Jakarta Community


First Connection - Dengan bantuan teknologi gps di Nokia 2, saya bisa bertemu langsung dengan blogger-blogger yang ada di Jakarta. Saya menuju lokasi dengan bantuan gps dan sesekali bertanya di grup WhatsApp, sesampainya di Reneo Space, saya senang sekali bisa bisa bertemu sekaligus belajar bersama teman-teman Komunitas Blogger Jakarta. Mau smartphone berdaya baterai awet saat mencari lokasi dengan gps sekaligus chatting? Beli aja Nokia 2. 


Nokia 2 is connecting me to meet new people on National School Debating Championship 2018


Second Connection - Bulan ini saya diundang sebagai tim juri lomba debat Bahasa Inggris dalam ajang National School Debating Championship (NSDC) 2018 yang diadakan oleh Dinas Pendidikan Wilayah Kota Administrasi Jakarta Timur.


Selama menjadi juri, saya membutuhkan stopwatch untuk menghitung waktu presentasi argumen tiap debater, kalkulator untuk menghitung skor individu dan tim debat, koneksi 4G yang cepat untuk berkoordinasi dengan tim juri lain, dan mengambil dokumentasi foto sewaktu menjuri lomba. Semua aktifitas itu tentunya menguras baterai. Untungnya ada hp nokia 2, semua kebutuhan saya selama menjadi juri lomba debat terpenuhi. Mau smartphone yang bisa multitasking banyak app yang terkoneksi dengan jaringan cepat 4G tanpa kehabisan baterai? Smartphone-nya ya Nokia 2.




Nokia 2 is connecting me to meet my idol and new people on Sekolah TOEFL Community


Third Connection - Saya dari dulu punya keinginan untuk melanjutkan studi master ke luar negeri dengan beasiswa. Oleh karenanya, saya harus menemukan komunitas yang fokus pada pengembangan, persiapan, dan kaya akan informasi beasiswa studi ke luar negeri. Bersyukurnya, saya menemukan komunitas yang saya cari, namanya sekolah TOEFL. Foundernya adalah Ka Budi Waluyo, penerima beasiswa S2 Ford Foundation dan Beasiswa S3 Fullbright Scholarship.

Untuk bertemu dengan ka Budi Waluyo secara langsung, rasanya agak susah deh, tapi entah bagaimana caranya, keinginan itu terwujud. Kala itu beliau sedang ada di Jakarta dan diundang oleh sponsor beasiswanya untuk membahas; "How to Measure the Impact of Int'l Scholarship Program: Seeking Appropriate & Practical Approaches." Untuk bisa datang ke seminar tersebut, saya harus berebut tiket di Eventbrite dengan peserta lain karena kuotanya terbatas. Untungnya, dengan bantuan nokia 2, saya berhasil mendapatkan tiket seminarnya, soalnya browsernya enggak gampang nge-lag karena didukung dengan prosesor Qualocom Snapdragon 212 dan koneksi 4G super cepat.  Yeay, bisa dapet tiket seminar. Terima kasih Nokia 2. ^_^


Seusai event seminar, ka Budi Waluyo mengajak murid-murid Sekolah TOEFL yang didirikannya untuk berdiskusi di FX Sudirman. Kami mendiskusikan persiapan beasiswa yang sudah kami upayakan, mulai dari persiapan sertifikasi Bahasa Inggris yaitu TOEFL, pengalaman kerja, organisasi, dan persiapan lainnya. Dan saya juga berkesempatan untuk foto berdua dengan idola saya itu, dan memori ini terekam dalam foto yang diambil dari kamera 8 MP Nokia 2.



Nokia 2 is connecting me to meet the Founder of Ruangguru.com, Ka Iman Usman




Fourth Connection - Ceritanya ketika saya dan teman-teman bidang keilmuan BEM Fakultas membuat program kerja seminar pendidikan, saya ingin mengundang ka Iman Usman dalam seminar pendidikan kami. Oleh karenanya, kami datang dalam event Global Shaper Fellowship yang diadakan di Graha Gedung A Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. 


Selama kegiatan tersebut, kami mendapat banyak materi menarik dan bermanfaat. Seusai acara, kami mendekati ka Iman dan mengutarakan maksud kami untuk mengundangnya dalam seminar pendidikan di kampus.

Namun, rencana kami gagal karena jadwalnya berbenturan dengan kegiatan beliau, well, it's okay, setidaknya saya senang karena bisa bertemu langsung dengan founder Ruangguru.com. Sebelum kami pulang, kami menyempatkan diri untuk berfoto bersama ka Iman. Well, it's a good experience to meet great person. Dan semua memori ini tersimpan rapih di kartu SD yang ada di Nokia 2. Buat kamu yang ingin mengetahui spesifikasi Nokia 2, kamu bisa melihatnya melalui gambar berikut ini:



Setelah beraktifitas selama dua hari, baterai Nokia 2 belum habis, well, fitur andalan hemat baterai nokia memang teruji ya. Andai saja kalau tidak ada Nokia 2, saya pasti akan kehabisan baterai, kalau smartphone saya kehabisan baterai, maka saya tidak dapat mengikuti banyak event seru yang sudah saya jelaskan di blog post ini.

Alasan lain kenapa Nokia 2 itu hemat, yaitu smartphone ini didukung oleh sistem Android Nougat 7.1.1 yang ramah daya karena sistem tampilan antarmukanya menggunakan tampilan pure android alias tampilan polos tanpa kustomisasi vendor yang biasanya memberatkan performa smartphone. Kalau kamu mau update OS ke versi Oreo, kamu bisa mendapatkan akses itu di Nokia 2. See? Nokia tahu betul keinginanmu untuk punya smartphone ramah daya dan awet yang bisa dipakai seharian atau bahkan dua hari.


Nokia 2 cocok untuk anak muda yang aktif beraktifitas sosial dengan orang lain. Begitupun dengan saya, Nokia 2 telah menghubungkan saya dengan banyak sekali kegiatan seru dan orang-orang hebat. Buat kamu yang tertarik ingin membeli Nokia 2, ponsel ini dibanderol dengan harga 1.499.000. Kamu bisa memesannya di Erafone atau JD.ID. Last but not least, ini cerita saya bersama Nokia 2, bagaimana ceritamu?