ASUS VivoBook A407: Laptop Terjangkau Rasa High-End Yang Bakal Bikin Konten Blogmu Naik Level

Percaya Enggak Kalau ASUS VivoBook A407 Adalah Laptop Terjangkau Rasa High-End Yang Bakal Bikin Konten Blogmu Naik Level? Untuk membuktikannya, kamu harus tahu spesifikasinya terlebih dahulu, begitu tahu spesifikasinya, kamu bisa mengangguk setuju dengan pertanyaan di awal artikel ini kalau memiliki Asus VivoBook A407 memang bisa meningkatkan kualitas tulisanmu hingga level maksimal.

Saya masih ingat betul kapan pertama kali menulis konten di blog, kala itu, saya bahkan tidak memiliki laptop dan harus pergi ke warnet setiap akhir pekan untuk menulis artikel baru di blog. Meski melelahkan, saya merasakan sensasi rasa senang yang menggebu-gebu saat membuat konten untuk pembaca blog saya.

Kini, setelah memiliki Notebook sendiri dengan spesifikasi standar, saya jadi lebih terbantu dalam menulis konten di blog, saya sudah tak harus bolak-balik warnet lagi. 

Setelah belajar mengenai teknik menulis di blog untuk beberapa lama, ternyata kita bisa memperindah visualisasi konten blog kita dengan membuat infografis. Oleh karenanya, saya pikir, beralih ke laptop terjangkau dengan spesifikasi tinggi merupakan hal yang harus saya pertimbangkan, dan ASUS VivoBook A407 adalah laptop ideal yang memungkinkan keinginan saya untuk membuat konten yang lebih baik lagi bisa mewujud nyata.


ASUS tahu betul kalau pengguna menginginkan fitur privasi yang tidak hanya bisa mengamankan file pribadi namun juga akses yang cepat tanpa harus ribet mengetik password rumit yang sekali-kali bisa saja lupa, oleh karenanya, ASUS menghadirkan fitur sidik jadi (Fingerprint) yang terintegrasi dengan Windows Hello yang memudahkan pengguna login dengan cepat hanya dengan sekali sentuh.

Belum lagi, fungsi fitur sidik jari 360° di laptop ASUS ini sudah ditingkatkan akurasinya sehingga mampu mengenali sidik jari pengguna meski jari dalam kondisi basah sekalipun. Semua fasilitas keamanan ini bisa kamu miliki hanya dengan membeli ASUS VivoBook A407.





Dengan bezel yang tipis hanya 7,1 mm dari rasio layar-ke-tubuh 73,8%, tampilan NanoEdge pada A407 memberi pengguna pengalaman layar yang lebih lebar untuk tampilan yang lebih imersif.

Banyak orang beranggapan, semakin lebar layarnya, maka, laptopnya akan berat dan tidak cocok untuk keperluan mobile. Apakah anggapan tersebut relevan dengan ASUS VivoBook Seri A407 ini? Sayang sekali, anggapan itu salah karena A407 sangat portabel dan beratnya hanya 1,5kg. Itu berarti, ASUS VivoBook A407 adalah laptop harian yang membuat kamu bisa tetap produktif dan terhibur di mana saja. 



Dari segi visual, ASUS didukung teknologi Tru2life Video yang meningkatkan kontras, ketajaman, dan warna setiap frame sebesar 150% secara real-time sehingga kamu bisa menikmati film dengan kualitas gambar yang lebih hidup.

Masih belum puas? ASUS VivoBook A407 ini juga didukung aplikasi khusus untuk mengoptimalkan kualitas gambar, nama aplikasinya ASUS Splendid Technology. Apps ini memiliki empat mode tampilan: Mode normal sangat ideal untuk tugas sehari-hari; Mode Vivid mengoptimalkan kontras untuk menghasilkan foto dan video yang menakjubkan; Mode Perawatan Mata (Eye Care) mengurangi tingkat cahaya biru untuk mengurangi ketegangan mata; dan Mode Manual memungkinkan penyesuaian warna yang dipersonalisasi sesuai keinginanmu.


Dari luar, laptop ini memiliki tampilan yang meyakinkan. Melihat spesifikasi dapur pacu prosesornya lebih meyakinkan lagi.  ASUS VivoBook A407 menggunakan Intel® Core™ i3 6006U Processor 2.0 GHz (3 M Cache) yang memiliki dual-core SoC berjenis ULV atau ultra low voltage yang memiliki kelebihan hemat energi.

Bahkan prosesor Intel® Core™ i3 6006U memiliki performa yang lebih baik dibanding Intel Core i5-5005 seri Broadwell sehingga buat kamu yang menggunakan laptop untuk keperluan multimedia, office, ngeblog, gaming, dan menjalankan aplikasi berat lainnya tidak perlu khawatir dengan kinerjanya yang powerful.


Untuk memberikan pengalaman terbaik untuk pengguna, ASUS membekali seri VivoBook A407 dengan dukungan RAM yang dapat diupgrade hingga 8GB DDR4 dan NVIDIA® GeForce® MX110 graphics mutakhir. Laptop serba guna ini dapat melakukan tugas sehari-hari seperti ngeblog hingga untuk hiburan seperti main games seru atau dengerin musik kekinian. Pokoknya, ASUS VivoBook A407 ini oke banget deh.


ASUS tahu betul anak-anak millenials saat ini gemar mendengarkan musik, oleh karenanya, ASUS memberikan fitur premium yang hanya ada di seri ini yaitu  SonicMaster dan ASUS Audio Wizard. Kedua komponen ini memberikan perpaduan sempurna antara perangkat keras, perangkat lunak, dan penyetelan audio yang dirancang dengan tujuan memberimu pengalaman audio terbaik. Kalau sudah begini, bermain game dan musik bisa tambah seru dan memanjakan harimu dengan alunan suara yang memukau.


Well, sekarang, kamu sudah tahu spesifikasi gaharnya ASUS VivoBook Seri A407. Kini, saatnya saya berbagi cerita bagaimana proses pembuatan konten di blog ini, mulai dari memikirkan ide, menulis poin-poin penting, membuat visualisasi grafisnya, hingga selesai dipublikasi dan bisa kamu baca seperti artikel ini. Penasaran gimana cara saya membuat konten di blog ini dan bagaimana peningkatan levelnya kalau saya punya laptop ASUS VivoBook A407? Yuk disimak ulasan dibawah ini.

1. Saya lebih sering menuliskan ide di editor blogger

Bagian pertama, kalau orang-orang lebih nyaman menuliskan ide-ide berupa artikel yang akan ditulis selanjutnya di buku catatan, baik itu buku fisik atau elektronik, saya lebih terbiasa menulis judulnya dahulu di editor postingan blogger. Masalah yang kadang saya hadapi adalah ketika mengakses browser dan membuka halaman postingan di blogger, aplikasi browser saya ngambek ngasih kode not responding.

Oh well, bahkan hal sesimpel ini saja kadang bisa bermasalah, maklumlah, mau seapik apapun kita merawat laptop, terkadang terjadi anomali yang bisa terjadi kapanpun, kalau udah begini, bisa-bisa ide artikel yang seharusnya bisa saya arsipkan di editor postingan blogger bisa hilang karena lupa dan bad mood duluan gara-gara browsernya moody not responding mulu.

Solusinya ya harus punya laptop dengan spesifikasi mumpuni seperti ASUS VivoBook A407 yang enggak bakalan ngalamin crash alias aplikasi browsernya keluar sendiri. In a simple way; Bye bye lag and not responding. Yuhuu. :)


2. Mendengarkan Lagu Saat Menulis Artikel di Blog

Bagian kedua, kebiasaan lainnya sewaktu saya menulis adalah mendengarkan lagu-lagu cover, japanese alternative rock, pop, instumental piano, dan lagu positif lainnya yang menggugah semangat dan bisa meringankan beban berat saat berpikir selama proses menulis.

Kalau laptopnya masih baru, saya dan kamu pasti enggak bakalan protes dengan kualitas suaranya, soalnya masih bagus banget. Beda halnya kalau laptop kesayangan kita ini udah lebih dari dua tahun, kualitas suaranya sudah tak begitu jernih seperti awal membeli, kaya ada suara pecah-pecah gitu kalau saya naikin ke volume maksimal, padahal dengerin musik dengan volume maksimal dengan kombinasi suara yang jernih itu enak banget lho.

Coba kalau saya punya ASUS VivoBook A407, saya seneng banget pastinya soalnya seri laptop ini udah dilengkapin dengan fitur SonicMaster dan ASUS Audio Wizard, perpaduan perangkat keras canggih yang didukung software andalannya ASUS, pasti suara yang dihasilkan kedua komponen ini bakalan bagus banget.


3. Mencari Inspirasi Ide Saat Buntu Ditengah Proses Menulis Dengan Cara Menonton Film & Bermain Game

Kamu pernah enggak sih, lagi asyik-asyiknya nulis eh ditengah proses nulis malah bingung mau dilanjut dengan poin apalagi? Pernah? Kalau saya sih sering. Kalau sudah begini, saya memilih untuk menundanya dengan bermain game atau menonton film yang saya suka.

Begitu selesai melakukan kedua aktifitas itu, saya akan lebih rileks dan bisa lanjut nulis lagi, kok bisa? Entah, kadang pas lagi asyik-asyiknya nonton atau main game, idenya muncul begitu aja, begitu idenya dapet, langsung lanjut nulis lagi deh.

Karena spesifikasi notebook yang saya miliki saat ini standar banget, bisa nulis artikel baru aja udah seneng banget, jadinya cuma bisa nonton film doang, pengen sih main game kekinian, tapi begitu kepoin spesifikasi gamenya, langsung bad mood gara-gara Notebook saya pasti enggak bisa mainin game yang saya mau itu.

Oleh karenanya, kalau saya punya ASUS VivoBook A407 yang spesifikasinya superior banget karena didukung Intel® Core™ i3 6006U Processor 2.0 GHz, Ram 4 GB yang luas, dan kartu grafis NVIDIA® GeForce® MX110, saya bisa leluasa main game yang saya suka tanpa khawatir dengan spesifikasi gamenya.

Saya percaya, mencari ide itu banyak caranya termasuk main game, bukankah kita harus merasa senyaman dan sebahagia mungkin selama menulis artikel untuk pembaca blog kita, kalau mood kita jadi baik setelah nge-game, pasti ngelanjutin nulisnya lebih nyantai, dan tulisanpun selesai, saya senang karena tulisannya berhasil dipublikasi, pembaca juga senang karena ada tulisan baru yang bisa mereka baca di blog ini.


4. Membuat visualisasi gambar yang bagus dengan aplikasi microsoft powerpoint untuk ditampilkan di artikel blog

Tunggu, ini enggak salah baca, kan? Masa ngolah gambar buat artikel lewat powerpoint sih? Bukannya banyak aplikasi kece buat ngolah grafis semacam adobe photoshop, adobe ilustrator, dan corel draw? Iya ada, tapi notebook saya enggak kuat buat jalanin hubungan ini dengan mereka, eh maksudnya, jalanin aplikasi itu semua karena spesifikasinya enggak sesuai, kalau dipaksakan, paling-paling ngambek lagi ngasih kode "Not Responding" mulu, terus aja gitu sampe mood nulisnya hilang. Hehe :)

Alhasil, selama tahun 2016 hingga 2017, saya lebih sering mengedit gambar di microsoft powerpoint karena selain ukurannya sesuai dengan ukuran di artikel blog, aplikasi ini juga ringan. Baru diawal tahun 2018, saya menggunakan aplikasi olah grafis berbasis web, namanya Canva. Pengen banget deh level up dengan memiliki kamu, eh ASUS VivoBook A407 maksudnya, biar bisa move on ke aplikasi adobe photoshop dan corel draw. ^_^

Kalau punya ASUS VivoBook A407, saya bisa ngolah gambarnya via photoshop dan corel draw yang fungsinya bikin pusing newbie graphic designer saking banyak toolsnya. Enggak apa-apa deh ribet ngolah gambarnya, kan bisa latihan lewat praktek, lambat laun skill grafisnya kan bakalan level up, semua demi pembaca blog ini, apa sih yang enggak buat kamu. :)


5. Saya suka menulis artikel blog di tempat yang berbeda-beda

Kalau sedang ada uang lebih, saya akan menyempatkan diri untuk menulis di tempat yang berbeda supaya saya bisa merasakan atmosfer menulis yang baru. Siapa tahu dapet ide baru di tempat baru, iya kan? Tempatnya bisa di perpustakaan, restoran, taman bermain, atau bahkan di rumah teman.

Buat blogger yang mau level up, kita harus punya laptop yang punya keunggulan dari sisi mobilitas dan portabel supaya bisa dibawa kemana aja, untungnya, ASUS VivoBook A407 ini mendukung kebutuhan para konten kreator, khususnya blogger, untuk dapat menikmati momen mencipta konten positif dimanapun mereka berada karena laptopnya ringan dan enggak berat.


6. Saya lebih suka mengandalkan diri sendiri untuk menjadi konrtibutor artikel di blog

Bukannya enggak suka dibantu ya, tapi saya pernah punya pengalaman enggak menyenangkan sewaktu nulis artikel panjang untuk sebuah lomba debat bahasa Inggris tingkat nasional di blog officialnya supaya peserta lomba bisa mengakses informasi penting terkait persiapan sebelum hari pelaksanaan.

Masalah muncul ketika pengelola blognya ada lebih dari satu, kami menggunakan satu laptop khusus untuk lomba debat bahasa inggris ini, saya sudah menulis artikel berupa mekanisme lomba dengan detail, begitu artikelnya selesai dipublikasi, saya menyalin link artikelnya untuk disematkan di poster lomba, lalu disebar.

Keesokan harinya, para peserta banyak yang mengeluh tidak bisa mengakses artikel berisi mekanisme lombanya, begitu saya cari tahu, ternyata artikelnya dihapus oleh pengelola blog yang lain, alhasil, akan terciptalah broken link dimana saat diakses, para peserta tidak akan menemukan informasi yang mereka cari di blog tersebut.

Oleh karenanya, saya enggak mau mengulangi masalah yang sama terjadi lagi, karena bebasnya akses login laptop, akhirnya siapapun bisa melakukan hal yang tidak seharusnya, termasuk menghapus konten penting yang sudah susah payah saya usahakan.

Coba kalau punya ASUS VivoBook A407, fitur sidik jarinya mungkin bisa meminimalisir masalah yang saya jelaskan tadi, dengan adanya fitur fingerprint, hanya kamu yang bisa mengakses laptopnya, dengan begitu, kamu enggak usah khawatir dengan isu artikel blogmu dihapus oleh orang lain. 


Itu dia sekelumit cerita saya dalam proses menulis artikel di blog ini, dan bila saya memiliki ASUS VivoBook A407, mungkin saya bisa merasakan perubahan signifikan untuk meningkatkan kualitas tulisan saya di blog ini.

Teman, selain harga laptopnya terjangkau untuk kelas High-End yakni, 6 jutaan, laptop ini juga bakal bikin konten blogmu naik level lho. Spesifikasinya yang superior bakalan nemenin kamu untuk terus berkembang dari waktu ke waktu dengan dukungan prosesor, kartu grafis, ram, sonic master, portabel, dan fingerprint yang canggih, kamu akan lebih leluasa untuk terus mencipta konten positif untuk pembaca blogmu.
Credit Picture: www.asus.com, yangcanggih.com, softonic.com

4 komentar

avatar

calon kuat juara...
#terbaik.. :)

avatar

Terbaik! Speknya bagus banget ya mas, cocok banget untuk dipakai ngeblog, apalagi untuk brekreasi membuat konten, makin mantap. Good luck mas, eh btw saya juga ikutan loh, kuylah mampir sejenak ke blog saya. Thanks anyway

avatar

Suka deh dengan ceritanya, begitu mengena dan kreatif, apalagi kalo sampe punya laptopnya, pasti jadi lebih kreatif

avatar

fitur splendidnya yang asyik tuh soalnya kadang kita terlalu lama di depan layar

Click to comment