Cara Jadi Reply Speaker Pro Asian Parliamentary
Dalam debat parlementer seperti Asian Parliamentary, peran Reply Speaker sering dianggap remeh karena durasinya singkat dan tidak membawa argumen baru. Padahal, reply speaker justru memiliki fungsi strategis: membingkai ulang seluruh debat dan mengunci kesimpulan di benak juri.
Melalui artikel ini, Daily Blogger Pro akan membahas panduan praktis untuk membantu kamu memahami cara menjadi Pembicara pidato balasan / reply speaker dalam debat Asian Parliamentary.
Posisi Urutan Presentasi Reply Speaker Pro di Lomba Debat
Dalam format Asian Parliamentary, Reply Speaker Tim Pro merupakan pembicara yang maju pada giliran kedelapan dalam debat.
Durasi Waktu Presentasi Reply Speaker Pro
Kalau kamu mendapatkan peran reply speaker pro, durasi waktu presentasi yang kamu miliki adalah 4 menit untuk format debat Asian Parliamentary.
Tugas Reply Speaker Pro
Apa tugas reply speaker tim pro? Setidaknya ada dua tugas utama jika kamu menjadi reply speaker pro, yaitu;
- 1. Merangkum perdebatan dengan mengulas isu utama debat (Penting)
- 2. Membandingkan keunggulan tim Pro dari tim Kontra & menegaskan alasan kemenangan tim Pro (Penting)
Tugas 1: Merangkum perdebatan dengan mengulas isu utama debat
Setelah enam pembicara dari kedua tim mempresentasikan pidato argumennya, kamu, sebagai reply speaker pro bertugas membingkai seluruh debat ke inti permasalahan dari topik yang diperdebatkan oleh kedua tim.
Pertanyaan yang bisa dijadikan acuan reply speaker adalah: "Sebenarnya isu utama debat ini tentang apa?" - Jika kamu bisa menjawab pertanyaan ini, kamu bisa menjelaskan isu utama (central clash) nya kepada juri.
Supaya kamu bisa mempraktekkan cara mencari isu utama / central clash, Daily Blogger Pro sudah membuatkan contoh ilustrasinya melalui tabel dibawwah ini:
Mosi: This House would ban short-form content on digital platforms.
Geser tabel ke kanan untuk melihat isi lengkap.
| Pembicara | Inti Argumen |
|---|---|
| Pembicara 1 Pro | Short-form content bukan sekadar hiburan, tetapi produk digital yang dirancang melalui algoritma untuk mendorong konsumsi cepat dan berulang, sehingga merusak fokus serta kualitas konsumsi informasi pengguna dalam jangka panjang. |
| Pembicara 2 Pro | Dampak negatif short-form content tidak bisa sepenuhnya dibebankan pada pilihan individu, karena sistem platform secara aktif mengeksploitasi psikologi pengguna dan mendorong perilaku adiktif. |
| Pembicara 1 Kontra | Short-form content hanyalah alat, dan pengguna tetap memiliki kendali atas cara mereka mengonsumsinya. Pelarangan dianggap sebagai bentuk pembatasan kebebasan berekspresi dan pilihan individu. |
| Pembicara 2 Kontra | Tidak semua pengguna terdampak secara negatif oleh short-form content. Banyak pengguna mampu menggunakannya secara seimbang, sehingga kebijakan pelarangan dinilai tidak proporsional. |
|
Hasil Clash Utama: Benturan utama dalam debat ini adalah antara pandangan bahwa short-form content menimbulkan dampak sistemik akibat desain platform digital (Pro) dan keyakinan bahwa tanggung jawab tetap berada pada kebebasan serta pilihan individu (Kontra). |
|
Penjelasan:
Bagian "Hasil Clash Utama" di tabel bukan sekadar rangkuman, melainkan bahan mentah utama yang akan diolah reply speaker dalam presentasinya. Dari seluruh argumen pembicara 1 dan 2 kedua tim, reply speaker tidak lagi membahas detail per argumen seperti yang dilakukan pembicara 3, tetapi menarik satu pertanyaan besar yang menjadi inti perdebatan.
Dalam contoh tabel tersebut, hasil clash menunjukkan bahwa debat bukan lagi soal suka atau tidak suka short-form content, melainkan tentang siapa yang seharusnya memikul tanggung jawab atas dampak negatifnya.
Tim Pro memosisikan masalah sebagai dampak sistemik akibat desain platform, sementara tim Kontra memandangnya sebagai urusan pilihan dan kebebasan individu. Inilah yang kemudian dijadikan reply speaker sebagai kerangka evaluasi utama.
Tugas 2: Membandingkan Keunggulan Tim Pro dari Tim Kontra & Menegaskan Alasan Kemenangan Tim Pro
Setelah reply speaker menjelaskan apa clash utama debat, tugas berikutnya adalah membandingkan kualitas posisi tim Pro dan Kontra. Di tahap ini, reply speaker tidak lagi netral, melainkan secara sadar menunjukkan mengapa posisi tim Pro lebih unggul ketika kedua argumen ditimbang secara adil.
Reply speaker tidak hanya mengatakan bahwa tim Pro lebih baik, tetapi menjelaskan alasan keunggulannya. Ia menilai apakah argumen Kontra benar-benar menjawab masalah utama yang dibawa Pro. Jika Kontra hanya menekankan kebebasan memilih, sementara Pro menunjukkan dampak sistemik atau jangka panjang, maka Pro dianggap membahas masalah yang lebih mendasar.
Dengan perbandingan ini, reply speaker membantu juri melihat bahwa kedua tim berada di level pembahasan yang berbeda. Tim Pro membahas dampak besar dan nyata, sedangkan tim Kontra berhenti pada prinsip umum. Dari sinilah terlihat mengapa tim Pro lebih unggul dalam debat.
Dalam praktik debat, tugas membandingkan keunggulan tim Pro dan menegaskan alasan kemenangan merupakan satu rangkaian logis yang saling berkaitan. Pertama, Reply speaker melakukan perbandingan proposal antara Pro dan Kontra terlebih dahulu, kemudian barulah ia bisa menarik kesimpulan / penegasan klaim kemenangan tim Pro berdasarkan perbandingan tersebut.
Untuk memudahkan memahami proses prakteknya, Daily Blogger Pro berikan contoh rangkuman perbandingan clash utama antara proposal argumen dari kedua tim, beserta hasil evaluasi dan penegasan klaim pemenangannya yang kemudian digunakan oleh reply speaker.
Mosi: This House would ban short-form content on digital platforms.
Geser tabel ke kanan untuk melihat isi lengkap.
| Bagian Reply Speech | Isi / Contoh Penerapan |
|---|---|
| Awalan (Issue Framing) |
“When we compare both sides in this debate, it becomes clear that the Government
engages directly with the root of the problem, while the Opposition does not.”
Pada bagian ini, reply speaker pro membuka dengan membingkai bahwa perdebatan berfokus pada siapa yang benar-benar menjawab masalah utama debat. |
| Perbandingan (Pro vs Kontra) |
“The Opposition repeatedly emphasizes individual choice, but this fails to respond
to our central concern: that short-form content platforms are deliberately designed
to exploit user behavior through their algorithms.”
Reply speaker membandingkan posisi kedua tim dan menunjukkan bahwa Kontra tidak secara langsung menjawab masalah yang diangkat Pro. |
| Hasil Clash (Evaluasi) |
“As a result, the Government’s case addresses the systemic cause of the harm,
while the Opposition only discusses surface-level responsibility.”
Pada tahap ini, reply speaker menyimpulkan hasil benturan argumen: Pro membahas akar masalah, sementara Kontra berhenti di permukaan. |
| Penegasan (Kesimpulan) |
“For these reasons, the Government clearly provides the stronger and more
responsible position in this debate.”
Reply speaker pro menutup dengan klaim kemenangan yang logis berdasarkan perbandingan dan hasil clash sebelumnya. |
Penutup
Sebagai penutup, penting dipahami bahwa reply speaker bukan sekadar “pengulang argumen” atau penutup formal debat.
Perannya adalah menyederhanakan kompleksitas debat, menimbang pertentangan utama antara tim Pro dan Kontra, lalu menunjukkan secara jelas mengapa satu posisi lebih layak dimenangkan. Karena itu, kemampuan membandingkan dan menarik kesimpulan menjadi kunci utama dalam reply speech.
Dengan memahami alur argumen pembicara 1 dan 2 dari kedua tim, serta hasil clash yang muncul di antara keduanya, reply speaker dapat menyusun pidato yang fokus, terstruktur, dan persuasif. Latihan membaca debat dari sudut pandang evaluatif seperti ini akan sangat membantu debater, khususnya pemula, untuk naik level dari sekadar menyampaikan argumen menjadi menilai dan memenangkan debat.
Konten ini merupakan bagian dari kelas debat berbasis artikel oleh Daily Blogger Pro, yang dirancang berdasarkan pengalaman, observasi, praktik lomba, dan pembinaan debat akademik di Indonesia.

Posting Komentar