No Bookmarks
Bookmark
Rating
Review at:

Sistem Moderasi AI Google Keliru Menghapus Ribuan Blog Blogger

Hari ini, Rabu, 5 Agustus 2026, mungkin menjadi salah satu hari paling menegangkan bagi para pengguna Blogger.

Saat membuka dashboard Blogger seperti biasa, saya tidak menyangka akan mendapati kabar bahwa salah satu blog yang saya kelola tiba-tiba dikunci karena dianggap melanggar Pedoman Komunitas. Lebih mengejutkan lagi, saya ternyata bukan satu-satunya yang mengalaminya. Dalam waktu yang hampir bersamaan, ribuan pengguna Blogger di berbagai komunitas melaporkan kejadian serupa.

Kalau kamu juga mengalami hal yang sama hari ini, tenang dulu. Saya sempat berada di posisi tersebut, dan untungnya ada kabar baik yang saya dapatkan beberapa jam kemudian.

Salah Satu Website Saya Ikut Menjadi Korban Sistem Moderasi Google

Saya mengelola dua blog yang sama-sama menggunakan platform Blogger.

Website pertama adalah Daily Blogger Pro, yang artikelnya sedang kamu baca sekarang. Di web ini, kontennya berisi artikel seputar blogging, debat akademik, dan pembelajaran bahasa Inggris. Web ini tetap berjalan normal tanpa kendala apa pun.

Sementara itu, website kedua saya, Daily Gamer Pro, justru mengalami nasib yang berbeda. Ketika membuka dashboard Blogger, saya disambut ikon gembok merah dengan pemberitahuan bahwa blog telah dikunci karena dianggap melanggar Pedoman Komunitas Blogger.

Yang membuat saya semakin bingung, kedua web tersebut dikelola dengan pendekatan yang sama. Seluruh artikel ditulis secara organik, fokus memberikan manfaat kepada pembaca, dan tidak pernah saya gunakan untuk praktik spam ataupun pelanggaran kebijakan Blogger.

Karena itulah saya merasa ada sesuatu yang tidak beres dengan proses moderasi yang terjadi hari ini.

Ribuan Blogger Melaporkan Hal yang Sama di Berbagai Komunitas

Setelah mencari informasi lebih lanjut, saya membuka berbagai komunitas Blogger, Reddit, media sosial, hingga forum diskusi resmi bantuan blogger.

Ternyata saya bukan satu-satunya.

Banyak pemilik blog melaporkan bahwa website mereka tiba-tiba:

  • dikunci,
  • dihapus, atau
  • dinyatakan melanggar Pedoman Komunitas Blogger,

padahal mereka merasa tidak melakukan perubahan apa pun yang melanggar kebijakan.

Karena laporan tersebut muncul hampir bersamaan dalam waktu yang relatif singkat, banyak pengguna menduga bahwa masalah ini berasal dari sistem moderasi otomatis Blogger, bukan dari hasil pemeriksaan manual oleh tim Google.

Hingga artikel ini diterbitkan, Google juga belum memberikan penjelasan resmi mengenai penyebab teknis insiden tersebut.

Apa yang Saya Lakukan untuk Mengembalikan Blog?

Setelah memastikan Blogger masih menyediakan tombol Minta Peninjauan, saya langsung mengajukan permohonan peninjauan dengan mengklik tombol Minta Peninjauan.

Kemudian, akan muncul box notifikasi untuk peninjauan seperti ini, silahkan klik tombol minta peninjauan.

Setelah itu, akan muncul informasi data pengajuanmu sedang diproses seperti ini:

Setelah itu tunggu email hasil peninjauan ulang dari google.

Beberapa Jam Kemudian, Email dari Blogger Akhirnya Datang

Tidak lama setelah mengajukan permintaan peninjauan, saya menerima email dari tim Blogger.

Isinya singkat, tetapi sangat melegakan.

Google menyatakan bahwa blog saya telah dievaluasi ulang berdasarkan Pedoman Komunitas Blogger. Setelah dilakukan pemeriksaan kembali, Blogger memutuskan untuk mengembalikan (reinstated) blog tersebut.

Beberapa saat setelah email itu saya terima, dashboard Blogger kembali normal. Daily Gamer Pro dapat diakses seperti biasa, tanpa lagi menampilkan status blog dikunci.

Bagi saya, email tersebut menjadi konfirmasi bahwa keputusan sebelumnya telah dibatalkan setelah dilakukan proses peninjauan ulang.

Pelajaran Penting dari Insiden Hari Ini

Terlepas dari apa pun penyebab teknis di balik insiden ini, ada satu pelajaran yang menurut saya sangat berharga.

Jangan pernah menganggap blog akan selalu aman hanya karena menggunakan platform milik Google.

Sistem otomatis memang mampu membantu memoderasi jutaan blog setiap hari, tetapi seperti teknologi lainnya, sistem tersebut tetap memiliki kemungkinan melakukan kesalahan.

Karena itu, mulai sekarang saya akan jauh lebih disiplin dalam membuat cadangan data. Backup template, backup konten Blogger, hingga Google Takeout akan menjadi rutinitas yang saya lakukan secara berkala.

Saya tentu berharap backup tersebut tidak pernah saya gunakan.

Namun jika suatu hari kejadian serupa kembali terulang, setidaknya saya sudah memiliki rencana cadangan.

Penutup

Kalau hari ini blog kamu juga sempat terkena dampaknya, semoga artikel ini bisa sedikit menenangkan. Selama masih tersedia tombol Minta Peninjauan, jangan langsung panik. Ajukan peninjauan, amankan seluruh data yang masih bisa dicadangkan, lalu tunggu hasil evaluasi dari tim Blogger.

Untungnya, dalam pengalaman saya hari ini, proses tersebut berakhir dengan kabar baik. Semoga pengalaman yang sama juga segera dialami oleh seluruh blogger yang masih menunggu blognya dipulihkan.

Terlepas dari bagaimana insiden ini bermula, kejadian hari ini menjadi pengingat bagi seluruh pengguna Blogger untuk selalu memiliki backup terbaru dan tidak sepenuhnya bergantung pada satu platform. Semoga setelah evaluasi ini selesai, Google dapat meningkatkan akurasi sistem moderasi otomatisnya agar kejadian serupa tidak kembali menimpa blogger yang tidak melakukan pelanggaran apa pun.