Cara Jadi Pembicara 1 Tim Pro Asian Parliamentary
Apakah kamu sedang mengikuti lomba debat pertamamu dan dapat peran pembicara 1 tim pro tapi bingung gimana cara membuat pembukaan debat?
Jangan bingung ya, asal tahu caranya, kamu bisa kok menampilkan presentasi maksimal sebagai pembicara 1 di lomba debat.
Posisi Pembicara 1 Tim Pro dalam Urutan Presentasi Debat
Dalam format Asian Parliamentary, Pembicara 1 Tim Pro (Prime Minister) merupakan pembicara yang maju pertama dalam debat.
Durasi Waktu Presentasi Pembicara 1 Pro
Dalam lomba debat, durasi waktu presentasi tidak selalu sama di setiap format. Meskipun peran pembicara dan alur debat relatif serupa, masing-masing lomba memiliki ketentuan waktu yang berbeda dan perlu disesuaikan saat latihan maupun pertandingan.
| Format / Lomba Debat | Durasi Speech |
|---|---|
| Asian Parliamentary (AP) | 7 menit 20 detik |
| NSDC | 8 menit 20 detik |
| LDBI | 7 menit 20 detik |
Perbedaan durasi ini membuat strategi pengaturan waktu perlu disesuaikan dengan format debat yang digunakan, terutama dalam konteks latihan lintas lomba.
Tugas Pembicara 1 Tim Pro
Apa tugas pembicara 1 tim pro? Setidaknya ada dua tugas utama & satu tugas pendukung yang harus kamu penuhi jika menjadi prime minister / pembicara 1 pro, yaitu;.
- 1. Membuat pembukaan debat - debate setup (Penting)
- 2. Membuat argumen (Penting)
- 3. Menyerang argumen lawan dengan mengajukan POI (Opsional)
Meski tugas pendukung pada poin 3 sifatnya opsional, jika kamu memenuhi peran tersebut, kamu bisa turut berkontribusi meruntuhkan argumen lawan agar tim debatmu jadi lebih unggul dimata juri, so, kalau memungkinkan, ajukan POI ya.
Tugas 1: Struktur Pembukaan Debat yang Harus Dipenuhi Pembicara 1 Tim Pro
Pembukaan debat yang baik dan terstruktur bisa membuat jalannya perdebatan menjadi lebih dinamis dan relevan dengan mosi yang diperdebatkan. Ini list poin yang harus ada di pembukaan debatmu;
- 1. Definisi Mosi Debat (Penting) Di struktur pertama ini, kamu harus menjelaskan makna atau arti dari mosi yang akan diperdebatkan oleh tim pro dan kontra. Penjelasan mendalam mengenai definisi mosi debat telah dibahas secara khusus dalam panduan Daily Blogger Pro tentang 5 Cara Mendefinisikan Mosi (Motion) Debat.
- 2. Latar Belakang Masalah Mosi (Penting) Setelah mendinisikan mosi, kamu harus menjelaskan konteks permasalahan dari mosi yang diperdebatkan, well, tentunya sesuai sudut pandang tim pro ya. Caranya mudah, kamu bisa baca panduan lengkap dari Daily Blogger Pro tentang Cara Mudah Identifikasi Masalah Mosi Debat B.Inggris
- 3. Goal (Penting) Ketiga, kamu harus menjelaskan tujuan apa yang ingin kamu raih atau tuju oleh tim pro agar dewan juri bisa menilai apakah tim pro bisa membuktikan goal-nya tercapai lewat argumen yang disampaikan tim debatnya. Untuk cara membuat goal dalam mosi debat, kamu bisa baca panduan lengkap dari Daily Blogger Pro ini: Cara Membuat Goal Dalam Mosi Debat
- 4. Limitasi (Opsional: Jika dibutuhkan) Terkadang di mosi debat tertentu, perlu adanya pembatasan ruang lingkup debat agar argumen yang diperdebatkan tidak keluar dari konteks definisi dan isu utamanya. Namun ingat; tidak semua mosi membutuhkan limitasi ya. Biar kamu paham mosi debat mana yang bisa dibuat limitasi, Kamu bisa baca panduan lengkap dari Daily Blogger Pro tentang Cara Membuat Limitasi Mosi Debat B.Inggris.
- 5. Stance (Opsional) Kelima, sebagai pembicara 1 pro, kamu perlu menegaskan dimana posisi tim kamu, dalam artian; hal apa yang kamu dan tim debatmu dukung dari mosi debatnya harus disampaikan. Tentu struktur kelima ini sifatnya opsional ya. Kalau mau belajar soal stance, Kamu bisa baca panduan lengkap dari Daily Blogger Pro tentang Mengenal Apa Itu Stance Dalam Debat.
- 6. Team Split (Opsional) Terakhir, ada team split, simpelnya, di struktur ini kamu bisa mengulas poin apa saja yang akan dipresentasikan oleh semua anggota tim debatmu. Materi lengkapnya bisa kamu baca panduan lengkap dari Daily Blogger Pro tentang Mengenal Apa Itu Team Split Dalam Debat.
Bare minimumnya cukup 3 struktur aja; definisi, rumusan masalah, dan goal.
Sisanya, struktur no 4-6 sifatnya opsional, jika kamu debater pemula yang merasa belum mau memenuhi / merasa tidak perlu mempresentasikan struktur opsional lainnya, bisa di skip aja ya, yang penting struktur 1-3 harus ada di pembukaan debat kamu.
Tugas 2: Mempresentasikan Argumen
Setelah mempresentasikan pembukaan debat, tugas kamu selanjutnya adalah membuat argumen.
Banyak debater pemula ketika diminta membuat argumen untuk lomba debat pertama mereka, kebanyakan isinya hanya klaim tanpa analisis mendalam apapun, untuk itulah format argumen AREL hadir, jika kamu mempelajari format argumen AREL, konten argumenmu akan lebih terstruktur dan kuat. Kamu bisa baca panduan lengkap dari Daily Blogger Pro tentang argumen AREL berikut ini:
Tugas 3: Cara Pembicara 1 Pro Meruntuhkan Argumen Lawan Tanpa Rebuttal
Oke, sebagai pembicara 1 pro, kamu adalah orang pertama yang maju presentasi, itu berarti kamu tidak bisa menyanggah siapapun. Lantas, dukungan apa yang bisa kamu lakukan untuk tim debatmu kalau tidak bisa menyanggah argumen lawan?
Penutup
Sekarang kamu sudah tahu ya, kalau jadi pembicara 1 pro, tugas kamu adalah membuat pembukaan debat dan argumen yang kuat agar tim debatmu bisa menang. Well, semoga konten ini bisa bermanfaat untukmu ya.
Konten ini merupakan bagian dari kelas debat berbasis artikel oleh Daily Blogger Pro, yang dirancang berdasarkan pengalaman, observasi, praktik lomba, dan pembinaan debat akademik di Indonesia.

Posting Komentar