No Bookmarks
Bookmark
Rating
Review at:

Cara Jadi Pembicara 1 Tim Kontra Asian Parliamentary

Topik KontenDebat B.Inggris
Kategori KontenKelas Debat Dasar
Lisensi Pemilik KontenDaily Blogger Pro
Lisensi Konten GambarDokumentasi Pribadi
Tujuan Konten:Membantu pembaca daily blogger pro agar bisa tahu apa tugas pembicara 1 kontra (leader opposition) pada lomba debat NSDC, LDBI, parlementer asia dan Australasian

Sebenarnya tugas pembicara 1 tim kontra tidak jauh berbeda dengan pembicara 1 tim pro..

Perbedaannya terletak pada saat pendebat memulai presentasi. Penasaran 1 skill / elemen apa yang harus dipenuhi pembicara 1 tim kontra yang membedakannya dengan pembicara 1 pro? Yuk simak materinya!

Catatan: Panduan ini bisa digunakan baik untuk lomba debat NSDC, LDBI, Asian Parliamentary maupun AustralAsian Parliamentary, karena tugas Pembicara 1 kontra pada semua format tersebut pada dasarnya sama. Perbedaannya, hanya di durasi waktu presentasi dan pada format tertentu seperti AustralAsian tidak menggunakan POI.

Posisi Pembicara 1 Tim Kontra dalam Urutan Presentasi Debat

Dalam format Asian Parliamentary, Pembicara 1 Tim Kontra (Leader Opposition) merupakan pembicara yang maju kedua dalam debat.

Durasi Waktu Presentasi Pembicara 1 Kontra

Dalam lomba debat, durasi waktu presentasi tidak selalu sama di setiap format. Meskipun peran pembicara dan alur debat relatif serupa, masing-masing lomba memiliki ketentuan waktu yang berbeda dan perlu disesuaikan saat latihan maupun pertandingan.

Format / Lomba Debat Durasi Speech
Asian Parliamentary (AP) 7 menit 20 detik
NSDC 8 menit 20 detik
LDBI 7 menit 20 detik

Perbedaan durasi ini membuat strategi pengaturan waktu perlu disesuaikan dengan format debat yang digunakan, terutama dalam konteks latihan lintas lomba.

Tugas Pembicara 1 Tim Kontra

Apa tugas pembicara 1 tim kontra? Kalau sebelumnya pembicara 1 tim pro tugasnya hanya ada tiga, nah, pembicara 1 tim kontra punya 4 tugas yang harus dipenuhi. Saya sudah memberikan status di masing-masing tugas, mana yang wajib dipenuhi dan mana yang sifatnya opsional;

  • 1. Membuat pembukaan debat - debate setup (Wajib)
  • 2. Merespon argumen pembicara 1 tim pro dengan memberikan bantahan argumen / rebuttal (Wajib)
  • 3. Membuat argumen (Wajib)
  • 4. Mengajukan POI kepada tim lawan (Opsional)

Setelah mengevaluasi susunan presentasi dari tugas pembicara 1 baik selama jadi debater hingga melatih murid yang memerankan roles ini, urutan yang saya buat diatas adalah susunan ideal untuk struktur presentasi pembicara 1 kontra.

Kenapa demikian?

Meski ada pembicara 1 kontra yang memulai presentasi dengan memberikan sanggahan, tapi kondisi tersebut terkadang kurang ideal.

Debater jadi terlalu menghabiskan waktunya hanya untuk menyanggah argumen lawan, ketika melihat waktu sudah mepet; misal sudah lewat 5 menit tapi belum buat debate setup dan argumen, akhirnya ia tidak bisa memaksimalkan kontribusinya untuk tim kontra dan mempersuasi juri karena terlalu sibuk menyerang lawan.

Tugas 1: Pembicara 1 Tim Kontra Harus Membuat Pembukaan Debat yang Terstruktur

Pembukaan debat yang baik dan terstruktur bisa membuat jalannya perdebatan menjadi lebih dinamis dan relevan dengan mosi yang diperdebatkan. Meski sama-sama pembicara pembuka, pembicara 1 pro dan kontra punya perbedaan teknis pada pembukaan debatnya, khususnya pada bagian definisi. Untuk lebih jelasnya, silahkan baca penjelasan dibawah ini ya:

Saya sudah menyusun urutan struktur pembuka debatnya dan menambahkan status struktur minimum yang penting untuk disampaikan. Dan jika ingin mempelajari materi spesifik dari masing-masing struktur pembukanya, kamu bisa klik link aktif panduan pembukaan dari struktur awal hingga akhir, silahkan dipelajari ya.
  • 1. Definisi Mosi Debat (Penting)
  • Di struktur pertama ini, pembicara pertama seringnya memang diminta untuk menjelaskan definisi mosi yang diperdebatkan, tapi ada perbedaan teknis untuk pembicara 1 kontra, ada 2 kondisi yang bisa kamu pilih pada struktur pertama ini;

    Kondisi 1: Tidak perlu mendefinisikan mosi debatnya lagi, karena pembicara 1 pro sudah memenuhi peran ini. Selagi definisi yang diberikannya jelas, mudah dimengerti, dan dapat diperdebatkan, kamu cukup respon dengan menyetujui definisi yang telah dibuat. Namun, ada momen pembicara 1 kontra harus mendefinisikan mosi debat, khususnya jika kondisi 2 terjadi.

    Kondisi 2: ada kalanya pembicara 1 tidak memenuhi perannya untuk mendefinisikan mosi debatnya karena ia lupa atau tidak tahu. Jika kondisi ini terjadi, ambil privilage untuk memenuhi peran tersebut dengan peryataan berikut: "Judges, since the Government did not provide a clear definition for this motion, the Opposition will provide one for the sake of this debate. The definition of this motion is as follows: . . . (definisikan mosinya)."

    Kondisi apapun yang kamu dapati di lomba debat, pastikan kamu tahu cara mendefinisikan mosi debatnya ya, penjelasan mendalam mengenai definisi mosi debat telah dibahas secara khusus dalam panduan Daily Blogger Pro tentang "5 Cara Mendefinisikan Mosi (Motion) Debat"

  • 2. Latar Belakang Masalah Mosi (Penting)
  • Setelah mendinisikan mosi, kamu harus menjelaskan konteks permasalahan dari mosi yang diperdebatkan, well, tentunya sesuai sudut pandang tim pro ya. Penjelasan mendalam mengenai merumuskan permasalahan mosi debat telah dibahas secara khusus dalam panduan Daily Blogger Pro tentang Cara Mudah Identifikasi Masalah Mosi Debat B.Inggris

  • 3. Goal (Penting)
  • Ketiga, kamu harus menjelaskan tujuan apa yang ingin kamu raih atau tuju oleh tim pro agar dewan juri bisa menilai apakah tim pro bisa membuktikan goal-nya tercapai lewat argumen yang disampaikan tim debatnya. Untuk cara membuat goal dalam mosi debat, kamu baca konten panduan lengkap Daily Blogger Pro mengenai Cara Membuat Goal Dalam Mosi Debat
    Bare minimumnya cukup 3 struktur aja; merespon / membuat definisi, rumusan masalah, dan goal.

    Sisanya, struktur no 4-6 sifatnya opsional, jika kamu debater pemula yang merasa belum mau memenuhi / merasa tidak perlu mempresentasikan struktur opsional lainnya, bisa di skip aja ya, yang penting struktur 1-3 harus ada di pembukaan debat kamu.

  • 4. Limitasi (Opsional: Jika dibutuhkan)
  • Terkadang di mosi debat tertentu, perlu adanya pembatasan ruang lingkup debat agar argumen yang diperdebatkan tidak keluar dari konteks definisi dan isu utamanya. Namun ingat; tidak semua mosi membutuhkan limitasi ya. Penjelasan mendalam mengenai limitasi mosi debat telah dibahas secara khusus dalam panduan Daily Blogger Pro tentang Cara Membuat Limitasi Mosi Debat B.Inggris.

  • 5. Stance (Opsional)
  • Kelima, sebagai pembicara 1 pro, kamu perlu menegaskan dimana posisi tim kamu, dalam artian; hal apa yang kamu dan tim debatmu dukung dari mosi debatnya harus disampaikan. Tentu struktur kelima ini sifatnya opsional ya. Penjelasan mendalam mengenai stance telah dibahas secara khusus dalam panduan Daily Blogger Pro tentang Mengenal Apa Itu Stance Dalam Debat.

  • 6. Team Split (Opsional)
  • Terakhir, ada team split, simpelnya, di struktur ini kamu bisa mengulas poin apa saja yang akan dipresentasikan oleh semua anggota tim debatmu. Penjelasan mendalam mengenai team split telah dibahas secara khusus dalam panduan Daily Blogger Pro tentang Mengenal Apa Itu Team Split Dalam Debat.

Tugas 2: Menyanggah (Rebuttal) Argumen Lawan

Setelah selesai merespon definisi debat yang dibuat pembicara 1 pro & menyampaikan pembukaan debat, kita transisi ke tugas kedua, yaitu menyanggah argumen lawan.

Pembicara yang kamu sanggah adalah pembicara 1 pro ya, karena dia pembicara yang presentasi argumen sebelum kamu maju ke podium.

Nggak ada batasan berapa jumlah argumen yang bisa kamu sanggah, bisa kamu sesuaikan jumlahnya dengan durasi waktu presentasi yang kamu miliki. Penjelasan mendalam mengenai rebuttal telah dibahas secara khusus dalam panduan Daily Blogger Pro berikut ini;

Tugas 3: Mempresentasikan Argumen

Setelah mempresentasikan pembukaan debat, tugas kamu selanjutnya adalah membuat argumen.

Banyak debater pemula ketika diminta membuat argumen untuk lomba debat pertama mereka, kebanyakan isinya hanya klaim tanpa analisis mendalam apapun, untuk itulah format argumen AREL hadir, jika kamu mempelajari format argumen AREL, konten argumenmu akan lebih terstruktur dan kuat. Penjelasan mendalam mengenai argumen AREL telah dibahas secara khusus dalam panduan Daily Blogger Pro dibawah ini:

Tugas 4: Menyerang Argumen Lawan dengan POI (Opsional)

Oke, sebagai pembicara 1 kontra, selain bisa melakukan konfrontasi lewat sanggahan / rebuttal, kamu juga bisa mengajukan interupsi / POI pada momen pembicara tim lawan sedang presentasi, pelajari cara POI yang efektif lewat konten berikut ini ya;

Template Speech 1st Speaker Kontra

Jadilah pembuka yang menentukan arah debat! Template 1st Speaker Kontra ini siap membantumu menguasai framing sejak awal, menyampaikan respon definisi yang dibuat oleh pembicara 1 pro, dan membangun posisi kontra yang kuat, logis, serta meyakinkan di mata juri.

Dengan struktur siap pakai, opening speech, strategi rebuttal, poi, dan closing speech sudah tersusun rapi—tinggal pakai dan tampil percaya diri tanpa bingung. Pilih paket 1, 2, atau 3 sesuai kebutuhanmu dan dapatkan semua tips profesional agar maksimal di setiap sesi debat.

💥 Klik “Beli Sekarang” dan mulai perjalananmu menjadi 1st Speaker Kontra yang tak tertandingi!

Rp.50.000
Yang kamu dapatkan:

    Penutup

    Sekarang kamu sudah tahu ya, kalau jadi pembicara 1 kontra, tugas kamu adalah membuat pembukaan debat, merespon sanggahan untuk tim pro, dan argumen yang kuat agar tim debatmu bisa menang. Well, semoga konten ini bisa bermanfaat untukmu ya.

    Konten ini merupakan bagian dari kelas debat berbasis artikel oleh Daily Blogger Pro, yang dirancang berdasarkan pengalaman, observasi, praktik lomba, dan pembinaan debat akademik di Indonesia.