Cara Jadi Pembicara 1 Tim Kontra Asian Parliamentary
Sebenarnya tugas pembicara 1 tim kontra tidak jauh berbeda dengan pembicara 1 tim pro..
Perbedaannya terletak pada saat pendebat memulai presentasi. Penasaran 1 skill / elemen apa yang harus dipenuhi pembicara 1 tim kontra yang membedakannya dengan pembicara 1 pro? Yuk simak materinya!
Tugas Pembicara 1 Tim Kontra
Apa tugas pembicara 1 tim kontra? Kalau sebelumnya pembicara 1 tim pro tugasnya hanya ada tiga, nah, pembicara 1 tim kontra punya 4 tugas yang harus dipenuhi. Saya sudah memberikan status di masing-masing tugas, mana yang wajib dipenuhi dan mana yang sifatnya opsional;
- 1. Membuat pembukaan debat - debate setup (Wajib)
- 2. Merespon argumen pembicara 1 tim pro dengan memberikan bantahan argumen / rebuttal (Wajib)
- 3. Membuat argumen (Wajib)
- 4. Mengajukan POI kepada tim lawan (Opsional)
Setelah mengevaluasi susunan presentasi dari tugas pembicara 1 baik selama jadi debater hingga melatih murid yang memerankan roles ini, urutan yang saya buat diatas adalah susunan ideal untuk struktur presentasi pembicara 1 kontra.
Kenapa demikian?
Meski ada pembicara 1 kontra yang memulai presentasi dengan memberikan sanggahan, tapi kondisi tersebut terkadang kurang ideal.
Debater jadi terlalu menghabiskan waktunya hanya untuk menyanggah argumen lawan, ketika melihat waktu sudah mepet; misal sudah lewat 5 menit tapi belum buat debate setup dan argumen, akhirnya ia tidak bisa memaksimalkan kontribusinya untuk tim kontra dan mempersuasi juri karena terlalu sibuk menyerang lawan.
Tugas 1: Pembicara 1 Tim Kontra Harus Membuat Pembukaan Debat yang Terstruktur
Pembukaan debat yang baik dan terstruktur bisa membuat jalannya perdebatan menjadi lebih dinamis dan relevan dengan mosi yang diperdebatkan. Meski sama-sama pembicara pembuka, pembicara 1 pro dan kontra punya perbedaan teknis pada pembukaan debatnya, khususnya pada bagian definisi. Untuk lebih jelasnya, silahkan baca penjelasan dibawah ini ya:
- 1. Definisi Mosi Debat (Penting) Di struktur pertama ini, pembicara pertama seringnya memang diminta untuk menjelaskan definisi mosi yang diperdebatkan, tapi ada perbedaan teknis untuk pembicara 1 kontra, ada 2 kondisi yang bisa kamu pilih pada struktur pertama ini;
- 2. Latar Belakang Masalah Mosi (Penting) Setelah mendinisikan mosi, kamu harus menjelaskan konteks permasalahan dari mosi yang diperdebatkan, well, tentunya sesuai sudut pandang tim pro ya. Untuk panduan lengkap cara merumuskan permasalahan topik debat, sudah saya buatkan konten khusus untuk materi ini lewat konten berikut: Cara Mudah Identifikasi Masalah Mosi Debat B.Inggris
- 3. Goal (Penting) Ketiga, kamu harus menjelaskan tujuan apa yang ingin kamu raih atau tuju oleh tim pro agar dewan juri bisa menilai apakah tim pro bisa membuktikan goal-nya tercapai lewat argumen yang disampaikan tim debatnya. Untuk cara membuat goal dalam mosi debat, kamu baca konten ini ya: Cara Membuat Goal Dalam Mosi Debat
- 4. Limitasi (Opsional: Jika dibutuhkan) Terkadang di mosi debat tertentu, perlu adanya pembatasan ruang lingkup debat agar argumen yang diperdebatkan tidak keluar dari konteks definisi dan isu utamanya. Namun ingat; tidak semua mosi membutuhkan limitasi ya. Biar kamu paham mosi debat mana yang bisa dibuat limitasi, kamu bisa baca artikel ini ya: Cara Membuat Limitasi Mosi Debat B.Inggris.
- 5. Stance (Opsional) Kelima, sebagai pembicara 1 pro, kamu perlu menegaskan dimana posisi tim kamu, dalam artian; hal apa yang kamu dan tim debatmu dukung dari mosi debatnya harus disampaikan. Tentu struktur kelima ini sifatnya opsional ya. Kalau mau belajar soal stance, kamu bisa akses materinya di konten ini: Mengenal Apa Itu Stance Dalam Debat.
- 6. Team Split (Opsional) Terakhir, ada team split, simpelnya, di struktur ini kamu bisa mengulas poin apa saja yang akan dipresentasikan oleh semua anggota tim debatmu. Materi lengkapnya bisa kamu baca di konten ini: Mengenal Apa Itu Team Split Dalam Debat.
Kondisi 1: Tidak perlu mendefinisikan mosi debatnya lagi, karena pembicara 1 pro sudah memenuhi peran ini. Selagi definisi yang diberikannya jelas, mudah dimengerti, dan dapat diperdebatkan, kamu cukup respon dengan menyetujui definisi yang telah dibuat. Namun, ada momen pembicara 1 kontra harus mendefinisikan mosi debat, khususnya jika kondisi 2 terjadi.
Kondisi 2: ada kalanya pembicara 1 tidak memenuhi perannya untuk mendefinisikan mosi debatnya karena ia lupa atau tidak tahu. Jika kondisi ini terjadi, ambil privilage untuk memenuhi peran tersebut dengan peryataan berikut: "Judges, since the Government did not provide a clear definition for this motion, the Opposition will provide one for the sake of this debate. The definition of this motion is as follows: . . . (definisikan mosinya)."
Kondisi apapun yang kamu dapati di lomba debat, pastikan kamu tahu cara mendefinisikan mosi debatnya ya, konten ini akan membantu kamu mendefinisikan mosi debat, silahkan baca artikel ini: "5 Cara Mendefinisikan Mosi (Motion) Debat"
Bare minimumnya cukup 3 struktur aja; merespon / membuat definisi, rumusan masalah, dan goal.
Sisanya, struktur no 4-6 sifatnya opsional, jika kamu debater pemula yang merasa belum mau memenuhi / merasa tidak perlu mempresentasikan struktur opsional lainnya, bisa di skip aja ya, yang penting struktur 1-3 harus ada di pembukaan debat kamu.
Tugas 2: Menyanggah (Rebuttal) Argumen Lawan
Setelah selesai merespon definisi debat yang dibuat pembicara 1 pro & menyampaikan pembukaan debat, kita transisi ke tugas kedua, yaitu menyanggah argumen lawan.
Pembicara yang kamu sanggah adalah pembicara 1 pro ya, karena dia pembicara yang presentasi argumen sebelum kamu maju ke podium.
Nggak ada batasan berapa jumlah argumen yang bisa kamu sanggah, bisa kamu sesuaikan jumlahnya dengan durasi waktu presentasi yang kamu miliki. Biar kamu bisa menyanggah, konten ini bisa bantu kamu;
Tugas 3: Mempresentasikan Argumen
Setelah mempresentasikan pembukaan debat, tugas kamu selanjutnya adalah membuat argumen.
Banyak debater pemula ketika diminta membuat argumen untuk lomba debat pertama mereka, kebanyakan isinya hanya klaim tanpa analisis mendalam apapun, untuk itulah format argumen AREL hadir, jika kamu mempelajari format argumen AREL, konten argumenmu akan lebih terstruktur dan kuat. Ini kontennya:
Tugas 4: Menyerang Argumen Lawan dengan POI (Opsional)
Oke, sebagai pembicara 1 kontra, selain bisa melakukan konfrontasi lewat sanggahan / rebuttal, kamu juga bisa mengajukan interupsi / POI pada momen pembicara tim lawan sedang presentasi, pelajari cara POI yang efektif lewat konten berikut ini ya;
Durasi Waktu Presentasi Pembicara 1 Kontra
Kalau kamu mendapatkan peran pembicara 1 kontra, durasi waktu presentasi yang kamu miliki adalah 7 menit 20 detik untuk format debat Asian Parliamentary.
Penutup
Sekarang kamu sudah tahu ya, kalau jadi pembicara 1 kontra, tugas kamu adalah membuat pembukaan debat, merespon sanggahan untuk tim pro, dan argumen yang kuat agar tim debatmu bisa menang. Well, semoga konten ini bisa bermanfaat untukmu ya.

Posting Komentar