MASIGNASUKAv102
102632425344894399

4 Tips Memenangkan Beasiwa ke Luar Negeri

4 Tips Memenangkan Beasiwa ke Luar Negeri
Add Comments
Sabtu, 20 Juni 2015
Pagi ini, saya bangun pukul 9. Ada notifikasi di hp, whatsapp, datangnya dari Sekolah TOEFL, ka Budi posting kalau ada video dari Lehigh Speech, ka Budi pun menjadi salah satu speaker dalam acara itu sebagai perwakilan Indonesia. Langsung saja, buka browser mobile, buka youtube, cari video dengan keyword "Lehigh Speak", dan akhirnya ketemu video yang ada ka Budinya, begitu ketemu, saya langsung unduh dan menyimak videonya. Saya sarankan teman-teman pembaca menyimak isi videonya, kemudian baru lah baca review yang sudah saya tulis mengenai 4 tips memenangkan beasiswa ke luar negeri dari ka Budi Waluyo.


How to Win Scholarship --  Dalam video ini, diawal ka Budi menceritakan kisah percakapan dengan temannya dari Cina. Temannya berkata bahwa ka Budi beruntung, beruntung karena tidak usah memikirkan biaya dan bisa fokus untuk belajar saja. Lalu, ka Budi pun menanggapinya, sebenarnya, ada satu hal yang kamu belum ketahui, yaitu the way we think before we come here, cara kita berpikir sebelum sampai disini. Temannya berpikir, "How to save money for study in USA", berbeda dengan Ka Budi yang berpikir seperti ini; "How to Get Sholarship" Kalau ka Budi saving money to study in USA butuh waktu 20 sampai 30 tahun, waktu yang lama, maka dari itu, ka Budi lebih memilih bagaimana caranya ia bisa mendapatkan beasiswa full funding.

So far, ada 4 poin yang dibagikan oleh ka Budi, they are,
1. Dream
2. Focus
3. See the requirements.
4. Prepare

1. Dream

Semuanya berawal dari mimpi, impian kita dan bisa pula impian orang lain. Kita harus berani bermimpi, karena dengan mimpi itu, kita tahu apa yang menjadi tujuan hidup kita, sama halnya bermimpi untuk mendapatkan beasiswa segera begitu lulus kuliah, impian ini, sudah tertanam dalam sekali dalam diri ka Budi. Dulu, ketika ka Budi masih kecil, ayahnya meninggal dan ibunya harus bekerja sekeras mungkin demi satu tujuan mulia, yakni, menyekolahkan anak-anaknya termasuk ka Budi sendiri. Ibunya dulu berpesan kalau dengan sekolah tinggi-tinggi lah kita bisa merubah nasib keluarga dan membantu orang-orang disekitar kita. Nasihat itu terpatri dalam hati ka Budi, dan karena nasihat itu lah, ia sekarang ada di Lehigh University dengan beasiswa. Dalam keluarganya, tidak ada yang sampai meneruskan pendidikan sampai bangku kuliah, hanya ka Budi seorang saja yang terus melanjutkan pendidikannya sampai tingkat perguruan tinggi. Ya, semua yang ka Budi dapat merupakan buah dari ketekunan dan kerja kerasnya mendapatkan beasiswa, kalau sekarang banyak yang bertanya padanya, "Gimana sih cara menangin beasiswa ke luar negeri?" Ka Budi menjawab, "Sebenernya informasi itu bisa kalian dapatkan melalui internet, banyak sekali tips dan strategi memenangkan beasiswa, hanya saja satu hal, orang yang bertanya itu tidak akan pernah sekali pun puas meski dirinya menjelaskan cara memenangkan beasiswa sebelum penanya itu berhasil mendapatkan beasiswa." So, beranilah mengejar apa yang menjadi impianmu, jangan menyerah hanya karena ada segelintir orang menertawakanmu, sekarang boleh mereka menertawaimu sepuas mereka, tapi lihat saja nanti, pasti semuanya akan berubah ketika kamu berhasil kuliah ke luar negeri dengan memenangkan beasiswa. Kamu bukan satu-satunya kok yang dapet cobaan seperti itu, ka Budi pun pernah mengalami itu semua, proses memenangkan beasiswa memang tidak mudah, prosesnya melelahkan malah, tapi semua itu mungkin untuk kamu dapatkan karena everything you say impossible will be possible when you have already there, study abroad with Scholarship, because you're possible. :)

2. Focus

Fokuslah pada studi yang kamu jalani sekarang, fokus pada impianmu untuk memenangkan beasiswa, dan fokus pada hal yang menjadi ketertarikanmu. Fokuslah pada bidang yang kamu tekuni sekarang, misalnya kamu sedang menjalani kuliahmu di pendidikan bahasa Inggris, fokuslah pada hal itu sehingga kamu menjadi expert atau ahli dalam bidangmu, doesn't mean you have to be the best, it doesn't necessary, because as long you know what is going on in your field, it is enough.

3. See the requirements.

Jangan menunggu sampai ketika kamu benar-benar baru mau melamar beasiswa karena bisa saja persyaratan beasiswa yang kamu cari tidak bisa kamu temukan. Carilah informasi beasiswa beserta persyaratannya jauh sebelum kamu melamar, tentu kamu akan kesulitan memahami requirements yang begitu banyak, tenang, once again, kamu bukan satu-satunya orang di dunia ini yang mengalami hal itu kok, jadi teruslah pahami ketentuan beasiswa yang kamu tuju, lambat laun, kamu akan paham semua ketentuan beasiswa itu dengan sendirinya asalkan kamu rajin membaca. Itu lah sebabnya kenapa kamu harus mencari informasi ketentuan beasiswa sedini mungkin, bukan ketika kamu benar-benar baru mau melamar aplikasi beasiswa.

4. Be Prepare

Preparation in order to win scholarship is not easy. Persiapan memenangkan beasiswa tidaklah mudah. Kamu bisa saja menemui seseorang yang sedang melengkapi persyaratan dan mendaftar, kemudian aplikasi beasiswanya diterima. Tapi satu hal yang mesti kamu ketahui, orang tersebut memenuhi persyaratan beasiswa itu bukan hanya 1 minggu seperti apa yang kamu lihat, dia telah mempersiapkannya jauh sebelum hari H pendaftaran aplikasi beasiswa, bisa saja dia sudah mempersiapkannya 1 atau bahkan 2 tahun. Begitu pendaftaran aplikasi beasiswa dibuka, dia hanya tinggal mengisi form aplikasi dan melamar beasiswa tersebut. So, there is no such a free cake to win scholarship, all we need is a good preparation.  Ka Budi juga bercerita, ketika dia berkata pada temannya kalau dia ingin meneruskan beasiswa segera ketika lulus kuliah, respon yang ia dapatkan ialah teman-temannya mentertawakannya, namun ketika dia sudah mendapat beasiswa S2 kuliah di UK, teman-temannya berkata "You're lucky.", sama halnya ketika dia berkata pada temannya saat S2 di UK bahwa ka Budi mau meneruskan S3 sesegera mungkin begitu lulus, mereka menertawakannya, dan ketika ia berhasil mendapatkan beasiswa S3, mereka berkata lagi "You're lucky." Jujur, orang-orang begitu mudah sekali berkata "You're lucky." Dan melupakan usaha yang sudah kita lakukan untuk memenangkan beasiswa baik S2 maupun S3 dengan mengira kita memenangkan beasiswa hanya karena keberuntungan semata tanpa mau tahu usaha keras dibalik hasil yang sudah kita capai. Sekali lagi, apabila ada yang bertanya bagaimana caranya memenangkan scholarship, jawabannya adalah 1. Dream, 2. Focus, 3. See the requirements, 4. Parepare. Lakukan terus ke-4 tips tersebut because you don't know when the right time scholarship comes to you in the future.
Baca Juga
Agung Kharisma

Fresh graduate yang suka menulis konten edukasi di blog pribadi dan pernah menjadi freelance SEO content writer di Blibli.com. Penggemar buku fiksi novel fantasi, horor, petualangan, dan nonfiksi. Cowok childish penyuka sate ayam dan chicken katsu kelas berat yang hobinya travelling ke taman bermain. Saat ini, Agung juga sedang merintis usaha bisnis online di bidang jual beli artikel, penerjemah, mentoring bahasa Inggris, dan menulis di Daily Blogger Pro Academy